Menu Tutup

Apa Bedanya Mesjid dan Musola, Langgar dan Surau ?

Pernah terpikir apa bedanya mesjid dan Musola ? Ada yang menyebutkan, bisanya nya Musola berukuran lebih kecil dari mesjid, sehingga disebut musola. Padahal ini keliru. Ukuran tidak menjadi sebab disebut sebagai mesjid atau sebagai musola. Tidak sedikit dari kita umat muslim memandang perbedaan mesjid dan musola hanya dari kemegahannya saja. Hal ini perlu kita luruskan. Jadi apa bedanya mesjid dan Musola ? Artikel ini akan membahas apa bedanya mesjid dan musola, serta istilah-istilah lainnya seperti langgar, surau, dan mesjid jami.

Pengertian Mesjid dan Musola Secara Bahasa

Apa Bedanya Mesjid dan Musola
Masjid Raya Banda Aceh yang dulu hendak tersabu tsunami

Mesjid berasal dari bahasa Arab yang diartikan sebagai sujud. Sedangkan musola berasa dari kata salla yang artinya solat atau berdoa. Dari kedua kata ini jika dihimpun, terdapat pada satu kegiatan yaitu solat. Sebab keduanya memang sama-sama dijadikan sebagai tempat ibadah umat muslim, khususnya untuk melaksanakan shalat lima waktu. Beruntung sekali kita hidup di negara mayoritas muslim, dimana setiap tempat umum yang kita jumpai tidak terlepas dari adanya mesjid. Terlebih setiap daerah seolah berlomba-lomba membangun mejid dan musola sebagai tempat ibadah. Berbicara mengenai tempat solat, Rasulullah SAW menyebutkan

… وجُعِلَت لي الأرض مسجداً وطهوراً، فأيُّما رجل من أمّتي أدركته الصلاة، فليصلِّ

”… seluruh permukaan bumi bisa dijadikan masjid dan alat bersuci untuk untukku. Maka siapapun di kalangan umatku yang menjumpai waktu shalat, segeralah dia shalat.” (HR. Bukhari 335 & Muslim 521)

Referensi: https://konsultasisyariah.com/21540-perbedaan-masjid-dan-mushola.html

Hadist ini mengingatkan kita bagaimana pentingnya menyegarkan salat tepat pada waktunya.Tetapi, jika seluruh permukaan bumi disebut mesjid, apakah kita solat di rumah sama saja seperti solat di mesjid ? Tentu tidak, seluruh permukaan bumi bisa dijadikan sebagai mesjid, mesjid disini diartikan secara umum sebagai tempat untuk bersujud menunaikan solat. Dengan kata lain, jika kita sedang ada ditempat manapun di permukaan bumi ini, tidak ada alasan untuk tidak melakukan solat karena tidak ada tempat. Kita bisa melakukan solat ditempat manapun, asalkan tidak ditempat-tempat yang diharamkan solat seperti tempat sampah, tempat penyembelihan hewan, kuburan, jalanan, kamar mandi, tempat unta, dan diatas baitullah. Larang ini berdasarkan Hadist berikut

Dari Ibnu Umar RA berkata: 

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما (أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُصَلَّى فِي سَبْعَةِ مَوَاطِنَ : فِي الْمَزْبَلَةِ ، وَالْمَجْزَرَةِ ، وَالْمَقْبَرَةِ ، وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ ، وَفِي الْحَمَّامِ ، وَفِي مَعَاطِنِ الْإِبِلِ ، وَفَوْقَ ظَهْرِ بَيْتِ اللَّهِ

“Bahwa Rasulullah SAW melarang sholat di 7 tempat, yaitu: (1) tempat sampah, (2) tempat penyembelihan hewan, (3) kuburan, (4) jalanan, (5) kamar mandi, (6) tempat unta dan (7) di atas baitullah.” (HR Tirmidzi).

Apa Bedanya Mesjid dan Musola ?

Mesjid Al-Irsyad Kota Bandung

Mesjid adalah tempat solat yang didalamnya berlaku hukum-hukum mesjid. Suatu bangunan dapat dikatakan sebagai mesjid, jika didalamnya rutin dilakukan shalat lima waktu setiap harinya, minimal memiliki satu imam tetap, dan berdiri ditasa lahan yang permanen berupa wakaf. Sedangkan musola yang sering kita jumpai di tempat umum seperti di airpot, mall tempat belanja, perkantoran, disebut musola mungkin karena tidak memenuhi salah satu syarat sebagai mesji. Seperti misalnya tidak ada imam tetap mesjid, tidak digunakan rutin solat 5 waktu setiap harinya, atau berdiri diatas tanah yang tidak permanen dan bukan tanah wakaf. Dari penjelasan ini sudah terlihat apa bedanya mesjid dan musola.

Suatu bangunan jika sudah dikatakan sebagai mesjid, maka berlaku hukum-hukum mesjid diatasnya. Kita bisa melakukan salat sunat tahiyatul masjid, atau melakukan i’tikaf, wanita haid dan orang yang sedang dalam keadaan junub tidak boleh menetap. Berbeda dengan musola, kita tidak dianjurkan untuk melakukan shalat sunat tahiyatul masjid, karena bangunan tersebut bukan mesjid, melainkan musola dan wanita dalam keadaan haid atau orang junub pun diperbolehkan untuk masuk jika terdapat kegiatan keagamaan.

Ada Mesjid, daja juga Masjid Jami. Apa bedanya ? Mesjid pada umumnya adalah tempat yang memenuhi syarat sebagai mesjid seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Mesjid rutin dilakukan salat lima waktu setiap harinya, begitupun Mesjid Jami’, dikatakan mesjid Jami’ sebab pada mesjid itu ada tambahan rutin semalukan salat Jumat setiap minggunya. Sehingga untuk mempermudah kaum laki-laki mencari mesjid untuk melaksanakan ibadah salat Jumat, biasanya mesjid itu disebut Madjis Jami’.

Bedanya Masjid, Musola, Langgar dan Surau

apa Bedanya Mesjid dan musola
Musola Gazebo

Mesjid, musola, langgar, dan Surau, semuanya memiliki kesamaan, yaitu sama-sama bisa dijadikan sebagai tempat menunaikan salat lima waktu. Tetapi kelimnya memiliki perbedaan. Mesjid adalah tempat yang dihukumi sebagai mesjid seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sedangkan Musola, Langgar dan surau, ketiganya memiliki maksud yang sama yaitu musola. Langgar dapat diartikan sebagai musola yang memiliki tempat lebih kecil, hanya cukup untuk 5 sampai 10 orang saja untuk melakukan solat. Istilah Langgar umumnya populer dilakangan masyarakat Jawa. Saat ini istilah langgar sudah mulai jarang digunakan, sebab orang banyak yang berlomba-lomba membangun tempat ibadah yang lebih besar.

Istilah Surau sangat populer diwilayar Sumatra. Surau sama halnya dengan mesjid, hanya saja ukurannya relatif lebih kecil. Surau dijadikan sebagai pusat kegiatan keagamaan seperti melakukan salat 5 waktu, dilakukan pengajian dan yang lainnya.

Dari penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan, Langgar sama dengan musola hanya saja ukurannya lebih kecil dan populer dikalangan masyarakat jawa. Sedangkan Surau sama dengan mesjid, hanya saja ukurannya lebihkecil dan populer dikalangan masyarakat Sumatra. Sebutan ini digunakan oleh para ulama-ulama terdahulu ketika islam di Indonesia belum berkembang pesat seperti saat ini.

Langgar pada jalam dulu berbentuk sangat sederhana sekali, terbuat dari kayu serta anyaman yang disebut sebagai biliki, lantai yang digunakanpun beragam, mulai dari kerikil batu, semen atau menggunakan bambu. Begitupun halnya dengan Surau pada jaman dulu, belum semegah seperti sekarang. Hal ini memang lumrah pada jaman dulu, rumah-rumah wargapun masih banyak yang menggunakan kayu serta bilik. Bangunan seperti ini jarang kita jumpai saat ini, sebab seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan teknologi semakin pesat, rumah-rumah tradisional banyak yang berganti dengan rumah-rumah modern.

Penutup

Sekian artikel mengenai Apa bedanya mesjid dan musola. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memberikan informasi bagi Anda yang menasaran mengenai apa bedanya mesjid dan musola. Kita harus banyak bersyukur kepada Allah sebab diberi kemudahan untuk melakukan solat, khususnya di tanah Indonesia ini. Terimakasih kepada para ulama-ulama pendahulu yang telah menyebarkan islam sehingga berkembang pesat seperti sekarang ini. Dengan izin Allah, tanpa usaha, keringat dan kerja keras mereka, mungkin kita sebagai umat muslim tidak merasakan kemudahan menikmati fasilitas untuk beribadah seperti sekarang ini. Semoga kebaikan ulama-ulama terdahulu menjadi amal kebaikan yang tidak terputus pahalanya hingga hari kiamat kelak. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik dari segi isi maupun penulisan artikel.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Faktahttps://varminz.com/category/fakta/ lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini melalui media social facebook, twitter, instagram dan lainnya. Lebih banyak yang tahu lebih menarik bukan. 🙂

(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *