Menu Tutup

Apa itu Bipolar ? Bipolar Disorder adalah

Berbicara mengenai bipolar, hampir semua orang pasti tahu artis bernama Marshanda. Ya, artis bernama lengkap Andriani Marshanda ini meluncur dan terkenal didunia perfilman ketika memerankan Lala dalam sinetron Bidadari. Selang beberapa saat setelah kepopulerannya, karir Marshanda sempat redup dan sempat beredar kabar bahwa ia akan bunuh diri. Belakangan ini Marshanda mengaku mengidap penyakit bernama bipolar. Lalu apa itu bipolar ? Penyakit bipolar inilah mungkin yang menjadi penyebab karir Marshanda naik turun.

apa itu bipolar
Marshanda mengidap penyakit bipolar diorder

Penderita yang mengidap penyakit bipolar jika dibiarkan tentu akan sangat berbahaya. Penderita bipolar yang parah tidak bisa dikendalikan dikahwatirkan akan melukai dirinya sendiri hingga melakukan bunuh dir. Oleh sebab itu penderita bipolar perlu dilakukan penanganan secara medis. Penderita bipolar juga dapat melakukan beberapa terapi diri sendiri seperti yang sudah disampaikan pada artikel dibawah ini.

Apa itu Bipolar ?

Bipolar adalah gangguan pada kondisi mental seseorang yang mudah sekali mengalami perubahan suasana hati, misalnya tiba-tiba menjadi sangat bahagia (mania) namun dalam waktu singkat bisa tiba-tiba bersedih (depresi). Terlepas dari hal-hal apa saja yang menyebabkan perubahan suasana hati ini, penderita bipolar cenderung mengalami perubahan emosi yang sangat drastis jika dibandingkan dengan orang normal biasanya. Tetapi penderita bipolar juga sesekali mengalami keadaan dirinya dalam koondisi normal.

apa itu bipolar
Penderita bipolar mudah mengalami perubahan emosi

Mengapa disebut bipolar ? DIsebut bipolar karena perubahan suasana hati yang sering berganti secara tiba-tiba antara kutub yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan (depresi) ini pada penderitanya. Umumnya penderita dipolar sering dijumpai pada orang-orang yang berusia 20 hingga 30 tahun. Semakin dini orang yang mengidap penderita bipolar, resiko penyakit akan lebih berat, berkepanjangan, bahkan sering kambuh. Orang yang beresiko mengidap gangguan bipolar adalah mereka yang mempunyai keluarga dengan riwayat mengalami gangguan bipolar.

Penderita bipolar tentu harus segera diatasi oleh tindakan medis. Jika tidak segera diatasi, penderita bipolar dikhawatirkan akan mengalami dampak buruk bagi kehidupan penderitanya, diantanya:

  • Memiliki keinginan hingga percobaan bunuh diri
  • Mengalami kecanduan minuman beralkohol hingga penggunaan Narkotika dan zat adiktif lainnya
  • Rusaknya hubungan sosial, seperti dengan pasangan, kerabat, atau orang terdekat lainnya
  • Performa di tempat kerja atau di sekolah memburuk
  • Terjadinya permasalahan finansial.

Lalu apa saja yang menyebabkan terjadinya bipolar? Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami bipolar

Faktor-faktor Penyebab Bipolar

Penyebab penyakit bipolar belum diketahui secara pasti, namun bipolar terjadi karena terganggunya cairan keseimbangan kimia utama didalam otak. Cairan-cairan yang terganggu pada penderita bilopar diantaranya Norepinephrin, dopamin, dan serotonin. Cairan merupakan neurotranmitter atau saraf pembawa pesan maupun isyarat dari otak ke bagian tubuh lainnya. Gangguan pada fungsi otak (neurotrnsmitter) ini dapat dipicu oleh beberapa faktor, diantaranya

Mengalamai kesedihan yang berlarut-larut hingga stress berat.

Stres berat menyebabkan bipolar

Kesedihan yang berlarut-larut dan mendalam jika dibiarkan akan mempengaruhi fikiran terlalu dalam. Maka jangan heran jika kesedihan yang berlarut-larut ini mempengaruhi fungsi otak, sebab otak sangat sensitif terhapa hal-hal yang memenuhi fikiran salahsatunya berupa kesehidan. Janganlah merasa sedih berlarut-larut hingga stres berat. Setelah sedih pasti akan datang bahagia, janganlah risau, semuanya akan belaru sebagaimana roda yang berputar.

Kejadian yang menyebabkan trauman mendalam

Trauma mendalam jika dibiarkan dapat menyebabkan terjadinya bipolar. Trauman mendalam ini dapat mempengaruhi suasana hati baik itu ketika sedih ataupun bahagia. Trauma mendalam sebaiknya segera diatasi, salah satunya dengan pergi ke psikeater untuk berkonsultasi menghilangkan perasaan trauma yang telah melekat.

Kecanduan minum minuman beralkohol serta obat-obatan terlarang.

apa itu bipolar
Kecanduan minum minuman beralkohol menyebabkan bipolar

Terlalu banyak meminum minumab beralkohol tentu dapat membahayakan. Jika sebagian orang berpendapat dengan minum alkohol hingga mengalami mabuk berat akan meringankan bebeban ketika mendapati masalah, ini salah besar. Menga dengan mabuk akibat minuman beralkohol sejenak akan melupakan masalah yang terjadi, tetapi faktanya masalah tidak teratasi sedikitpun. Anda hanya dibantu untuk melupakannya sesaat. Maka sebaiknya jauhilah minuman berlakohol, sebab terlalu banyak minum minuman berlakohol akan mempengaruhi fungsi otak hingga menyebabkan bipolar.

Rendahnya kepercayaan diri

Kepercayaan diri bermula dari penilaian terhadap diri sendiri. Janganlah menilai diri sendiri terlalu rendah, karena sejatinya setiap orang terlahir dengan istimewa. Jika terus menerus menilai diri terlalu rendah lama kelamaan akan menyebabkan bipolar disorder, maka ingatlah bahwa Anda istimewa. Karunia Tuhan sangat melimpah pada diri Anda saat ini. Percaya diri lah.

Mengalami kejadian yang tragis

Kejadian tragis yang menimpa akan mempengaruhi pola pikir. Jika dibiarkan berlarut-larut makan akan menimbulkan trauma mendalam. Trauma mendalam mempengaruhi pola fikir seseorang, lama kelamaan pola fikir yang salah ini akan mempengaruhi kinerja fungsi otak hingga menyebabkan bipolar disorder. Maka sebaiknya jika mengalami trauma yang mendalam, pergilah ke psikeater untuk menghilangkan rasa trauma yang berlarut-larut itu.

Adanya anggota keluarga dekat seperti orang tua atau saudara kandung yang mengidap penyakit bipolar

Penyakit bipolar juga dapat diturunkan secara genetik seperti dari orang tua kepada anak, atau dari saudara kandung. Sebagai mana penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli terhadap penyakit bipolat yang disebabkan oleh faktor genetik.

Kurang tidur

Kurang tidur menyebabkan bipolar

Tidur merupakan istirahat terbaik bagi manusia. Pola tidur yang tidak teratur akan menyebabkan kinerja fungsi otak menurun hingga menyebabkan bipolar diorder. Perhatikanlah pola tidur Anda, waktu tidur manusia paling efektif 8 jam dalam satu hari yang dihabiskan pada malam hari. Jangan habiskan malam hari untuk bersenang-senang atau terlalu banyak bekerja, malam adalah waktu manusia untuk beristirahat dengan tidur.

Penanganan Bipolar dengan Terapi Diri Sendiri

Penanganan bipolar baiknya ditangani secara medis agar penyakit dapat didiagnosis dengan benar kemudian diberi resep obat yang sesuai. Selain penanganan medis, penanganan bipolar juga bisa dengan terapi diri sendiri. Berikut ini beberapa penanganan bipolar dengan terapi diri sendiri:

  • Carilah pengetahui terkait bipolar secara lengkap dan mendalam. Semakin mengetahui tentang apa itu bipolr maka akan semakin baik dalam membantu penulihan.
  • Jagalah jadwal tidur yang teratur. Pola tidur yang teratur serta rajin berolah raga dapat membantu menstabilkan suasana hati.
  • Pantaulah suasana hatin Anda. Hal ini berfungsi untuk berjaga-jaga agar Anda lebih bisa merasakan bagaimana suasana hati Anda saat ini. Jika suasana hati terpantau, Anda dapat mejaga agar hal buruk tidak terjadi
  • Hindari stres berlebihan akibat beban pekerjaan ataupun pola hidup yang tidak sehat. Cobalah teknik relak sasi seperti yoga, perbanyak berdoa, mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa dengan melaksanakan Salat Sunat Tahajud
  • Mencari dukungan orang lain. Carilah teman atau kerabat yang memberikan dukungan positif sehingga dapat menstabilkan suasana hati Anda. Bergabunglah dengan orang yang dapat dipercaya.
  • Terapi buku harian. Buatlah buku harian yang berisi kegiatan-kegitan yang positif serta penuh dengan rasa syukur atas karunia Tuhan. Buku harian ini dapat mempengaruhi emosi maupun tindakan agar lebih terkontrol ke arah yang positif.

Penutup

Sekian pembahasan mengenai apa itu bipolar, faktor-faktor penyebab bipolar dan penanganan bipolar dengan terapi diri sendiri. Semoga artikel apa itu bipolar bermanfaat. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik dari segi penulisan ataupun isi.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya menyajikan berbagai informasi. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social whatsapp, twitter, facebook dan lainnya. Lebih banyak yang tahu lebih menarik bukan. 🙂

(Visited 59 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *