our magazine
Apa itu Brand Ambasador, Brand Advocate, Influencer | varminz.com
Menu Tutup

Apa itu Brand Ambasador, Brand Advocate, Influencer

Seiring dengan berkembangnya bisnis di Media Social, terlebih di era pandemi ini, memunculkan istilah-istilah baru yang tidak banyak diketahui. Bisnis yang dikembangkan secara daring berkembang pesat dari waktu ke waktu di berbagai bidang, baik itu fashion, kebutuhan rumah, makanan, jasa dan yang lainnya. Perkembangan bisnis secara daring ini perlahan menggeser stabilitas perekonomian secara offline. Banyak kios-kios yang terpaksa gulung tikar karena tidak mengikuti trend bisnis secara daring. Populer nya bisnis yang dilakukan secara dari ini memunculkan istilah-istilah yang sedang trend sekarang. Istilah itu diantaranya Brand Ambasador, Brand Advocate dan Influencer. Artikel ini akan membahas apa itu Brand Ambasador, Brand Advocate dan Influencer dan beberapa perbedaan dari ketiganya.

Ketika menjalani bisnis secara daring, Brand Ambasador, Brand Advocate serta Influrncer memiliki peran yang amat penting. Banyak perusahaan rintisan yang berkembang pesat karena memiliki Brand Ambasador luar biasa yang dapat menarik perhatian banyak orang. Hal ini tentu saja memberikan dampak yang cukup signifikan dalam kemajuan bisnis.

Apa itu Brand Ambasador ?

apa itu Brand Ambasador

Brand Ambasador merupakan bahasa inggrisnya dari Duta Merek. Brand Ambasador adalah orang-orang yang bekerja sama dengan perusahaan untuk menjadi “wajah”/ ikon perusahaan teresbut. Orang yang di jadikan Brand Ambasador bisanya merupakan orang-orang terkenal dan berpengaruh. Mereka di wajibkan untuk menunjukkan rasa suka dan puas terhadap produk Brand tersebut. Para Brand Ambasador suatu produk ini biasanya dikontrak dalam waktu yang tidak cukup lama, hanya beberapa bulan. Mereka dibekali pengetahuan mendalam terkait produk yang hendak dipromosikan. Meskipun mereka tidak memakai produk tersebut, atau tidak merasa suka dan puas, karena terikat kontrak kerja, maka harus menunjukkan rasa suka dan puas yang teramat besar. Hal ini tentu saja untuk menarik perhatian banyak orang agar menggunakan produk tersebut.

Mereka yang menjadi “wajah” atau ikon perusahaan biasanya ikut serta dalam event atau acara yang di selenggarakan perusahaan. Selain itu, mereka juga harus menunjukkan rasa suka dan puas di media social seperti istagram, Facebook dan yang lainnya untuk menarik perhatian banyak orang. Dalam penggunaan Brand Ambasador ini tentun saja ada kelebihan serta kekurangannya. Kelebihannya dapat menarik perhatian banyak orang secara cepat. Kekurangannya, para Brand Ambasador ini akan menunjukkan rasa suka dan puas terhadap produknya karena berdasarkan kontrak kerja, tidak benar-benar mengutarakan kepuasan mereka terhadap produk itu 100 %.

Peran Brand Ambasador ini tentu tidaklah mudah, mereka bertugas sebagai wajah perusahaan dan harus menampakkan bentuk suka meraka terhadap Brand tersebut dalam waktu sesuai dengan kontak kerja yang di sepakati. Merekapun harus menjaga sikap sebagai “wajah” perusahaan agar selalu tampil dengan aturan yang tidak melenceng dari perusahaan. Selain itu, seorang Brand Ambasador harus selalu membanggakan Brand nya dari Brand lain sebagai kompetitor.

Brand Advocate

apa itu Brand Ambasador

Brand Advocate adalah konsumen yang paling loyal dan sudah sejak lama mengikuti pertumbuhan perusahaan. Mereka secara aktif mengungkapkan pengalaman serta kepuasan produk di media social tanpa imbalan apapun. Selain itu, mereka seringkali terlibat secara aktif memberikan informasi seputar produk di media social maupun secara langsung kepada teman, keluarga atau bahkan tetangga. Para Brand Advocate sangat mengenal produk baik dari segi kelebihan maupun kekurangan. Mereka adalah konsumen yang sangat puas dari pelayanan dan produk yang di pasarkan..

Keunggulan Brand Advocate ini salah satunya adalah mereka bisa menjelaskan produk baik dari segi keunggulan dan kekurangannya berdasarkan pengalaman mereka sendiri. Selain itu, mereka juga bisa menjadi sumber evaluasi bagi perusahaan, karena kritik dan saran yang mereka berikan atas dasar pengalaman langsung. Mereka melakukan hal tersebut dengan harapan Brand bisa menjadi lebih baik lagi sehingga dapat membeli kembali produk yang di pasarkan.

Brand Advocate ini berbeda dengan endorser apalagi influencer. Endorser mempromosikan produk karena di bayar oleh pihak perusahaan berbeda dengan Brand Advocate yang mempromosikan produk secara sukarela. Setiap perusahaan tentunya perlu memiliki Brand Advocate atau konsumen yang loyal, menyukai dan mempromosikan produk berdasarkan pengalaman. Hal ini tentu saja tidak mudah, perlu kualitas produk yang di sukai konsumen dan tetap konsisten atas produknya.

Influencer

apa itu Brand Ambasador

Di lihat dari namanya, influencer berasal dari bahasa inggris yang artinya orang yang berpengaruh. Influencer tidak selalu merupakan publik figure atau artis papan atas, mereka bisa saja orang yang berpengaruh dalam lingkup kecil. Misalnya seorang pengguna instagram yang memiliki folower banyak, atau pengguna media social lainnya. Tarif para influencer untuk mempromosikan produk berbeda-beda, tergantung dari banyak pengikutnya. Kerja sama dengan influencer bisa di bilang cukup terjangkau jika di bandingkan dengan Brand Ambasador. Mereka yang berperan menjadi Brand Ambasador biasanya dari kalangan Public figur yang sudah punya nama.

Bentuk kerja sama dengan para influencer jauh lebih singkat jika di bandingkan dengan Brand Ambasador. Para influencer biansaya hanya melakukan satu kali ungguhan untuk mempromosikan produk dalam satu kali kerjasama. Jadi, jika ingin mendapatkan efek yang lebih baik, Anda bisa melakukan kerjasama berulang kali. Untuk memperkenalkan produk, Anda bisa menggunakan beberapa influencer yang berbeda sesuai dengan target pasar dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Banyak orang berlomba-lomba ingin menjadi influencer di masa sekarang ini. Pasalnya para influencer tidak hanya bisa mempengaruhi orang lain dengan mempromosikan produk, tetapi juga memiliki pengaruh dalam aspek social. Berdasarkan konten yang di sajikan, para influencer di bedakan menjadi Bloggers, Youtubers, Social Posts Only, Selebgram, dan Podcasters.

Adanya Brand Ambasador, Brand Advocate serta influencer yang terlibat dalam bisnis, tentu memberikan peluang yang cukup besar untuk mempromosikan produk Anda. Untuk mendapatkan Brand Ambasador membutuhkan biaya yang cukup besar, sebab orang yang di ajak kerja sama bukan dari kalangan yang memiliki pengaruh besar dan dalam jangka waktu sesuai dengan kontrak kerja.

Kerjasama dengan influencer pun perlu membutuhkan dana. Influencer yang cukup berpengaruh, biasanya membandrol harga yang tidak sedikit hanya untuk satu kali postingan produk. Sediakan untuk mendapatkan Brand Advocate, Anda hanya perlu menyajikan produk yang berkualitas di sertai dengan pelayanan yang ramah agar dapat di sukai banyak banyak orang.

Penutup

Sekian artikel mengenai Apa itu Brand Ambasador, Brand Advocate serta influencer. Semoga artikel ini bermanfaat, khususnya bagi Anda yang sedang merintis bisnis agar dapat bekerja sama menggunakan jasa ketiganya. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik dari segi isi maupun penulisan artikel.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini melalui media social facebook, instagram, whatsapp dan yang lainnya. Lebih banyak yang tahu, lebih menarik bukan. 🙂

Baca juga: