Menu Tutup

Apa itu Gas Air Mata | Gas Air Mata Adalah

gas air mata adalah

Apa itu Gas Air Mata – Gas air mata menjadi salah satu senjata yang tidak mengeluarkan api namun mampu mengecoh lawan. Orang yang terkena gas air mata, mata akan terasa perih hingga mengeluarkan air mata. Tidak hanya berdampak pada mata, gas air mata juga dapat mengganggu sistem pernapasan. Oleh sebab itu, gas air mata sering kali digunakan oleh pihak kepolisian untuk memukul mundur masa ketika sedang menyampaikan pendapat didepan umum (demonstrasi). Kericuhan seringkali tidak dapat dihindari mengingat masa yang berjumlah tidak sedikit. Polisi berseragam lengkap, berjaga-jaga mengamankan aksi unjuk rasa agar tidak terjadi kericuhan. Sebelum menggunakan gas air mata, biasanya polisi menyemprotkan terlebih dahulu water canon untuk mendinginkan keadaan massa. Jika keadaan tidak semakin membaik, polisi akan menggunakan gas air mata. Lalu apa sebearnya gas air mata itu?

Gas air mata juga bisa menyebabkan kebutaan hingga kematian apabila intensitas yang dihirupnya cukup tinggi. Dulu gas air mata digunakan untuk menyerang musuh agar keluat dari brikade dan parit, gas air mata ini akan menyebabkan mata dan kulit terbakar sobek dan tersedak. Gas air mata pertama kali digunakan ketika Perang Dunia I saat terjadi bentrokan pertama kali antara Perancis dan Jerman. Pasukan Prancis menembakkan granat gas air mata ke parti Jerman di sepanjang perbatasan antara kedua negara. Jauh sebelun itu, kimiawan Prancis telah meneliti metode untuk mengendalikan huru hara yang efektif yang dibahas pada Konferensi Den Haag pada tahun 1899. Hingga saat ini, gas air mata masih sering digunakan namun dimodifikasi hingga tidak terlalu membahayakan.

Apa itu Gas Air Mata ?

apa itu gas air mata
Gas air mata via idntimes.com

Gas air mata bukanlah gas yang terbuat dari air mata. Gas air mata adalah istilah yang digunakan untuk menyebut gas kimia yang digunakan untuk melumpuhkan dengan menyebabkan iritasi pada mata dan/atau sistem pernapasan. Bahan kimia yang terkandung pada gas air mata merangsang saraf kelenjar lakrimal untuk menghasilkan air mata, sehingga gas air mata disebut juga dengan istilah lachrymator. Dalam satu kaleng gas air mata terdapat beberapa zat kimia diantaranya arang, potasium nitrat, silikon, sukrosa, potasium klorat, magnesium karbonat dan O-Cholorobenzalamalononitrile.

  • Arang: terbuat dari kayu yang dipanaskan murni sampai menjadi karbon. Ketika pin kaleng/ granat ditarik, sumbu akan menyulut bara. Arang mudah terbakar ketika dikombinasikan dengan kalium nitrat.
  • Kalium nitrat: saat sumbu dilepas, kalium nitrat melepaskan sejumlah besar oksigen yang menyebabkan nyala api semakin menyulut dari arang
  • Silikon: ketika arang dan dan kalium nitrat terbakar, unsur silikon diubah menjadi bubuk kaca mikro super panas bersuhu 1371 C yang kemudian bercampur dengan senyawa lain pada kaleng tersebut.
  • Sukrosa: sukrosa adalah gula yang menjadi bahan bakar api. Sukrosa yang meleleh dapat membantu menguapkan senyawa kimia lain didalamnya.
  • Potasium klorat: Potasium klorat saat dipanaskan akan melepaskan oksigen murni dengan jumlah yang sangat dahsyat. Potasium klorat juga akan terurai menjadi kalium klorida yang memproduksi asap dari granat.
  • Magnesium karbonat: Magnesium karbonat ketika dipanaskan akan melepaskan karbon dioksidan yang membantu menyebarkan gas air mata dalam jangkauan yang lebih luas.
  • O-Cholobenzalamalononitrile adalah senyawa yang menghasilkan di hindung, tenggorokan dan kulit.

Efek Gas Air Mata

apa itu gas air mata
Gas air mata via gaya.tempo.co

Gas air mata secara umum tidak mematikan, namun ada yang beracun. Efek gas air mata ini memicu peradangan pada selaput lendir mata, hidung, mulut dan paru-paru. Biasanya efek akan timbul setelah 30 detik terkena paparan gas air mata. Gejala yang dirasakan setelah terkena gas air mata antara lain sensasi panas terbakar di mata, produksi air mata berlebih, penglihatan kabur, kesulitan bernapas hingga nyeri dada. Bagi orang yang menderita pengakit pernapasan seperti asma, terpapar gas air mata akan sangat membahayakan. Selain itu juga, terpapar gas air mata akan mengalami iritasi kulit, air liur berlebihan, batuk, bersin, hidung berair, terasa seperti tercekik, kebingungan dan disorientasi yang memicu kepanikan, kemarahan intens. Bahkan jika terpapar gas air mata secara berlebih akan menimbulkan muntah hingga

Apa yang harus dilakukan ketika terpapar gas air mata ?

gas air mata adalah
Yang harus dilakukan ketika terpapar gar air mata via surabayapagi.com

Gas air mata dilepaskan dalam bentuk granat atau kaleng aerosol yang terpasang diujung senapan gas dan ditembakkan dengan peluru kosong hingga campuran gas ini menyebar di udara. Yang harus Anda lakukan ketika pertama kali mendengar tembakan gas air mata adalah jangan panik, tataplah tenang. Kemudian mendongaklah ke atas untuk menghindari gas air mata. Setelah itu, hindari berada di jalur yang sama dengan arah tembakan gas air mata. Keluarlah dari kerumunan, kemudian carilah tempat yang aman dengan seirkulisai udara lancar. Lawan arah angin atau pergi ke tempat yang lebih tinggi. Setelah berada di tempat yang aman, efek gas air mata akan mereda dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih 10 menit. Apabila sedang memakai lensa kontak segera lepaskan karena akan membahayakan.

Ketika gas air mata dilepaskan, Anda sedang dalam keadaan tidak memakai kacamata pelindung, kacamata renang atau masker gas, tutupi wajah dengan bagian dalam baju. Hal ini dikarenakan sirkulasi udara didalam baju sedikit sehingga Anda bisa mengulur waktu dengan mendapatkan sediti udara yang tidak terkontaminasi gas. Namun jika baju Anda sudah terpapar gas air mata terlalu banyak, cara ini akan percuma.

Jangan mengambil tabung gas air mata yang tergeletak tak meledak, karena di khawatirkan akan meledak sewaktu-waktu hingga mengakibatkan cedera. Pertolongan pertama ketika mata iritasi akibat terpapar gas air mata adalah dengan mencuci mata menggunakan larutan saline atau larutan garam atau bisa juga menggunakan air biasa. Cara lainnya dengan membasuh kulit yang terkena gas air mata dengan susu.

Jenis-jenis Gas Air Mata

gas air mata
Jenis gas air mata yang umum digunakan via beritagar.id

Terdapat tiga jenis gas air mata yang sering digunakan. Umumnya gas air mata digunakan oleh pihak kepolisian untuk memukul mundur kerumunan masa, tetapai ada juga jenis gas air mata yang dapat dimiliki secara individu. Tiga jenis gas air mata ini meluputi CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CN (chloroacetophenone) dan pepper spray (semprotan merica). CS dan CN biasa digunakan oleh pihak kepolisian sedangkan papper spray dapat dimiliki secara individu sebagai bentuk perlindungan diri. Penggunaan gas air mata juga perlu hati-hati, orang yang terpapat gas air mata dalam jumlah yang besar dapat mengakibatkan meninggal dunia.

Penutup

Sekian pembahasan mengenai apa itu gas air mata. Semoaga artikel ini bermanfaat dan dapat memberikan solusi ketika terpapar gas air mata. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik dari segi penulisan artikel ataupun isi pembahasan.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi terkini yang sedang dibicarakan. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social facebook, intgram atau twitter. Lebih banyak yang tahu lebih menarik bukan. Terimakasih.

(Visited 51 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *