Menu Tutup

Apa itu Makar ? | Makar artinya | Makar adalah

apa itu makar

Hitam putih perjalanan polikit di Indonesia tidak pernah redup sorotan publik. Bagaimanapun, masyarakat perlu tahu keadaan politik Indonesia yang tidak lain selalu dikupas oleh tim media. Tidak lama ini media sempat digegerkan oleh tokoh-tokoh yang diduga melakukan makar. Sudahkah Anda tahu apa itu makar ? Artikel ini akan membahas mengenai apa itu makar dan bagaimana makar itu dapat terjadi.

Masyarakat perlu berterimakasih kepada pihak media, sebab dengan kerja keras dan kesungguhannya dapat memberikan informasi politik yang tengah hangat saat ini. Tetapi masyarakat juga perlu menyaring setiap informasi yang disampaikain media, sebab saat ini tidak sedikit media yang menyalahgunakan tugasnya dengan menyebarkan berita yang kurang tepat.

Makar di Indonesia sudar terjadi sejak Indonesia berada dalam masa kerajaan. Pada masa Kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Raja Jayanagara terjadi makar dengan sebutan Pemberontakan Kuti tahun 1319. Selain itu pada masa Kesultanan Demak juga terjadi makar oleh Aria Panangsang pada tahun 1549. Ketika Indonesia telah merdeka pun pernah terjadi makat pada masa pemerintahan Ir. Soekarna.

Perbedaan pendapat di berbagai negara kerap kali dijumpai. Ini hal yang wajar, sebab setiap individu memiliki isi kepala yang berbeda, pemikiran yang berbeda dan keinginan yang berbeda pula. Perbedaan inilah yang menjadikan terjadinya perselisihan hingga berbagai konflik lainnya termasuk makar. Lalu apa itu makar? Berikut ini akan dibahas mengenai apa itu makar?

Apa itu makar ?

apa itu makar
Makar via waspada.co.id

Makar berasal dari Bahasa Belanda yaitu “aanslag” yang secara etimologis berarti menyerang (serangan/ penyerangan). Menurut KBBI V versi daring makar memiliki arti : 1. akal busuk; tipu muslihat; 2. perbuatan (usaha) dengan maksud hendak menyerang (membunuh) orang dan sebagainya; 3. perbuatan (usaha) menjatuhkan pemerintah yang sah. Dari beberapa arti makar diatas, secara umum makar dapat diartikan tindakan untuk menyerang seseorang atau menjatuhkan pemerintah yang sah.

Seseorang atau suatu kelompok dikatakan makar apabila telah melakukan suatu perbuatan untuk melakukan penyerangan yang mengancam keamanan negara. Para pakar politik berpendapat sebaiknya berhati-hati dalam mengartikan makar. Kehati-hatian ini untuk mencegah para apatur negara agar tidak bertindak sewenang–wenang. Makar tejadi apabila telah ada tindaakan bukann hanya sebatas niat ataua keinginan. Ketika seseorang telah melakukan penyerangan yang mengancam jatuhnya pemerintaahan yang sah, saat itu lah makar terejadi.

Makar erat kaitanya dengan kebebasan berpendapat. Sebab saat ini banyak para pakar ataupun tokoh-tokoh yang berani mengomentaasi pemerintahan hingga berkata pedas. Banyak pihak yang menganggap bentuk menyatakan pendapat ini adalah makar sebab mengancam jatuhnyaa pemerintahan. Padahal pendapat pakar hukum Prof. molejatno mengaatakaan niat merupakan sikap batin (mens rea) yang masih berada dalam hati dan apabila niat ditunaikan dalam tindakan nyata, maka niat tersebut menjadi suatu kesengajaan. Kebebasasan berpenddaapat bisa dikatakanahnya sebatas niat, tidak terjadi penyerangaan yang mengancam jatuhnya pemerintahan.

Pasal Pengaturan Makar

Makar termasuk dalam kategori Kejahatan Terhadap Keamanan Negara dalam BAB I pada Buku II (kedua) KUHP. Pengaturan makar terdapat dalam pasal 87, 104, 106 dan 107 KUHP berbunyi :

Pasal 87
Dikatakan ada makar untuk melakukan suatu perbuatan, apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan, seperti dimaksud dalam pasal 53.

Pasl 104
Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Pasal 106
Makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian dari wilayah negara, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Pasal 107
(1) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.
(2) Para pemimpin dan pengatur makar tersebbut dalam ayat (1), diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun

Pasal makar pernah dua kali diuji ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan permohonan makar harus dimaknai dengan “serangan”. Namun MK menganggap argumen itu tidak diterima. MK berpendapat
percobaan makar — tanpa perlu tujuan makar tercapai yaitu pemerintah yang terguling–pun sudah bisa dikenai delik/ hukum.

Beberapa tindakan makar di Indonesia

Tindakan makar di Indonesia telah beberapa kali terjadi yang dilakukan oleh warga negara Indonesia sendiri. Tindakan makar yang dilakukan telah menentang ideologi bangsa hingga melakukan penyerangan terhadap pemerintahan yang sah dan sedang melakukan tugas resminya. Berikut ini beberapa tindakan makar yang pernah terjadi di Indonesia

Kasus Daniel Maukar pada masa pemerintahan Ir. Soekarno

apa itu makar
Daniel Maukar via cybersulut.news.id

Kasus makar pertama dilakukan oleh sorang diri bernama Daniel Maukar yang dilakukan pada masa pemerintahan Ir.Soekarno. Daniel Maukar adalah seorang pilot hebat asal Indonesia. Ia melakukan serangn mengerikan ke istana negara dengan pesawat tempur yang dikendalikannya. Pilot hebat ini melakukan penyerangan yang mematikan yaitu menyerang istana negara dengan pesawat tempur yang dikendalikannya. Beruntung pada saat itu Presiden RI Ir. Soekarno sedang tidak berada di istana negara sehingga nyawanya dapat selamat.

Akibat kasus makar yang dilakukan Daniel Maukar ini, dia dijatuhi hukuman mati sebab telah melakukan tindakan untuk membunuh kepala pemerintahan. Meskipun pada akhirnya dibebaskan dan hanya menjalani hukuman sekitar 8 bulan penjara akibat lengsernya Presiden Sukarno pada masa itu.

Kasus makar GAM (Gerakan Aceh Merdeka)

apa itu makar
Gerakan Aceh Merdeka via dictio.co.id

Kasus makar Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sudah terjadi bertahun-tahun dan memakan korban jiwa baik dari pihak abdi negara hingga warga sipil. GAM memiliki tujuan agar Aceh lepas dari Kegara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik antara kelompok GAM dengan Aceh sudah berlangsung dari tahun 1976. Perbedaan pendapat antara beberapa kelompok di aceh dengan pemerintahan Indonesia menjadi penyebab terjadinya makar. GAM telah melakukan pengibaran bendera didepan TNI yang sedang berpatroli menjaga keamanan di Aceh.

Ketika Indonesia menyatakan kemerdekaanya, pemimpin menyatakan dukungan sepnuhnya terhadap pemerintahan yang berpusat di Jakarta. Tetapi beberapa tokoh yang berpengaruh enggan untuk untuk mengakui pemerintahan Indonesia akibat perbedaan pendapat. Konflik ini berlangsung hingga beberapa dekade dan memakan korban lebih dari 15000 orang.

Kasus makar PKI (Partai Komunis Indonesia)

Makar yang dilakukan oleh PKI termasuk tindakan makar yang paling mencekam yang pernah terjadi di Indonesia. PKI melakukan penyerangan di beberapa daerah di Indonesia dengan melakukan pembuhun hingga pembantaian sadis. PKI juga menyerang para jendral-jendral yang sedang betugas hingga dikenal dengan istilah peristiwa lubang buaya. Kekajaman PKI ini adalah makar terbesar dan terorganisi dengan baik yang pernah terjadi di Indonesia. PKI menginginkan NKRI mengantun sistem politik komunis, tetapi sistem ini tidak cocok dengan budaya Indonesia. Beruntung pada saat itu pemerintah Indonesia dapat mengatasi kekacauan yang disebabkan oleh PKI. Sehingga saat ini rakyat Indonesia dapat beraktivitas dengan aman.

Penutup

Sekian pembahasan mengenai apa itu makar. Semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi para pembaca. Makar adalah tindakan yang membahayakan bebagai pihak. Sudah menjadi kewajiban sebagai warga Indonesia untuk menjaga keutuhan NKRI sebagaimana telah diperjuangakan oleh tokoh-tokoh terdahulu. Mohon maaf apabila terdapat kesalah baik dari segi penulisan ataupun isi artikel

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dantentunya memberikan informasi ter update. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social. Lebih banyak yang tahu lebih baik bukan. Terimakasih 🙂

(Visited 85 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *