Menu Tutup

Apa itu Mortir ? Sisa Perang Dunia II yang Berbahaya

Belakangan ini warga di beberapa daerah digegerkan dengan temuan Mortir yang terkubur di perkebunan hingga terkubur di bawah bangunan rumah. Benda ini ditemukan lebih dari 1 buah dan beberapa dikabarkan masih aktif. Apabila menemukan benda ini , sebaiknya segera hubungi pihak kepolisian agar ditangani oleh orang yang tepat. Pihak kepolisian akan mengerahkan Tim Penjinak Bom agar dicek apakah Mortir itu masih aktif atau tidak untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Artikel ini akan mambahas apa itu mortir, beberapa kasus penemuan yang tertimbun belakangan ini serta jenis yang sangat populer digunakan

Penemuan Mortir yang terkubur sudah seringkali terjadi di Indonesia sejak dahulu. Mengingat NKRI ini merupakan wilayah jajah Belanda dan Jepang dimana pertempuran sering terjadi diberbagai tempat. Maka tidak heran saat ini sering terjadi penemuan benda berbahaya yang terkebur didalam tanah. Jika benda aktif dan dibiarkan begitu saja, maka dikhawatirkan akan meledak.

Sebelumnya pihak TNI juga telah meledak kan ratusan Mortir hasil temuan yang terkubur didalam tanah dalam waktu lama. Benda ini sengaja diledakkan sebab dikhawatirkan akan meledak ditempat penyimpanan jika tidak segera diledakkan. Benda ini sudah digunakan sejak jaman dahulu ketika perang dunia berlangsung. Dilihat dari daya ledaknya yang cukup tinggi dinilai ampuh untuk mengalahkan lawan di peperangan.

Apa itu Mortir ?

Mortir adalah senjata yang sudah digunakan dari abad ke 18 di Eropa. Senjata ini biasanya digunakan untuk menyerang benteng pertahanan karena lengkung tembangknya dapat menembus benteng. Cara kerja senjata ini adalah dengan memasukkan Mortir sebagai peluru kedalam tembakan berbentuk tabung besar kemudian menembakkannya. Tembakan yang dihasilkan memiliki kecepatan yang rendah, jarak jangka target cukup dekat dan lengkungan parabolanya cukup tinggi, sehingga tidak heran jika digunakan untuk menembus benteng pertahanan.

Ketika sudah sampai pada target, Mortir akan meledak. Ledakan yang dihasilnkan tergantung dari jenis yang digunakan. Senjata ini juga cukup sensitif, apabila senjata ini aktif dan sudah berusia cukup lama, jika terkena suhu panas atau ada bagian yang terpisah bisa saja meledak.

Penemuan Mortir di Berbagai Daerah

Akhir-akhir ini banyak warga di beberapa daerah yang menemukan mortir terkebur didalam tanah hingga didasar sungai. Senjata yang ditemukan ini dalam jumlah yang cukup besar, beberapa masih aktif dan cukup berbahaya. Ketika menemukan benda ini, sebaiknya segera laporkan kepada polisi, jangan memindahkan benda ini dari tempat awal ditemukannya. Pihak kepolisian akan mengecek keaktifan benda ini untuk selanjutnya dipindahkan ke tempat yang aman.

Temuan 100 Mortir di Bandung

Penemuan Mortir di Bandung

Pada tanggal 5 Maret 2019 dikawasan Dago Kota Bandung, ditemukan lebih dari 100 buah Mortir yang mengejutkan banyak pihak. Benda ini ditemukan oleh para pekerja bangunan yang sedang melakukan renovasi rumah. Benda yang cukup berbahaya ini ditemukan terkubur didalam bangunan. Awalnya para pekerja menemukan 5 buah, kemudian segera melaporkan hasil temannya kepada polisi. Setelah polisi melakukan penyisiran di Tempat Kejadian Perkara, petugas menemukan lebih dari 100 buah. Sebagian masih aktif dan sebagainya lagi sudah tidak aktif.

Pemilik rumah jelas sangat kaget atas penemuan Mortir yang cukup banyak ini. Ketika menempati rumah hasil peninggalan kakeknya sejak tahun 1960, mereka tidak pernah menduga di rumahnya terkubur banyak bahan peledak yang berbahaya. Pasalnya ketika dahulu, sang kakek awalnya hanya membeli tanah kosong, tidak berbentuk bangunan.

Tidak jauh dari tempat penemuan, terdapat Gua Jepang dan Gua Belanda yang menjadi markas kedua negara ini ketika menjajah Indonesia. Namun saat ini, Gua Belanda dan Gua Jepang menjadi tempat wisata dan situs bersejarah.

Temuan Mortir di Cipinang, Jakarta Timur

Mortir yang ditemukan dibawah kali cipinang

Tanggal 01 Maret 2021, warga digegerkan dengan penemuan Mortir di dasar kali Cipinang. Benda berbahaya ini ditemukan oleh warga pencari besi pukal 15.00. Temua warga ini berukuran cukup besar sekitar setengah meter dan berat sekitar 50 kilogram dengan kondisi sudah terbakar. Benda ini kemudian di bawa oleh polisi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut apakah benda ini berbahaya atau tidak. Polisi juga melakukan penyisiran untuk mengecek apakah masih ada barang serupa atau tidak.

Penemuan 8 Mortir di Ladang Jagung Ponorogo

Apa itu mortir
Temuan Mortir di Ladang jagung

Pada tanggal 01 Maret 2021 di Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak Ponorogo ditemukan 8 buah Mortir di Ladang jagung. Setiap benda ini memiliki berat 15 kilogram dengan ukuran yang cukup besar. Awalnya pemilik kebun menemukan bongkahan besi berkarat yang terkubur didalam tanah, karena penasaran ia pun mencangkul tempat penemuan tersebut untuk mengetahui benda apa yang terkubur. Setelah diketahui benda itu mortir, ia segera melaporkannya kepada polisi dan TNI setmpat.

Pihak kepolisian langsung menyisir tempat kejadian perkara, ditemukan 8 buah Mortir yang sebagian masih aktif. Pemilik kebun menuturkan sangat kaget ketika menemukan temuan ini, karena takut meledak bila terkena cangkul. Temuan ini ternyata bukan yang pertama kalinya. Dahulu ketika pemilik kebun duduk di bangku Sekolah Dasar, beliau pernah menemukan 2 buah yang berukuran besar di daerah setempat

Mengenal Mortir Kaliber 81 mm

apa itu mortir
TNI sedang melakukan penembakan menggunakan mortir

Mortir dengan Kaliber 81 sangat populer digunakan. Ada beberapa yang gunakan oleh para TNI, diantaranya dengan Kaliber 40 mm, 60 mm dan 81 mm. Dari ketiganya, jenis yang sering digunakan adalah Kaliber 81 mm. Alasan mengapa ukuran 81 ini sering digunakan karena memiliki bobot yang idea jika hendak pindah tempat, memiliki jangkauan yang memadai serta ledakan yang luar biasa.

apa itu mortir
Mortir Kaliber 81

Desain Mortir dengan Kaliber 81 mm Secara umum, terdiri dari lima komponen besar. Yaitu tabung peluncur, landasan penahan (baseplate), sistem bidik, bipod, dan tentu saja proyektil dan sumbunya (fuse). Desain tabung peluncur dan baseplate berbeda-beda tergantung pada besaran kaliber.

apa itu mortir
alat untuk menembakkan mortir

Kaliber 81 mm memiliki spesifikasi bobot sekitar 49 kg dan panjang laras 1560 mm, dapat dicapai jarak tembak maksimum 6.500 meter dan jarak tembak minimum 100 meter.

Spesifikasi Mortir 81 mm Pindad
Kaliber : 81 mm
Diameter : 81,4 mm
Panjang laras : 1.560 mm
Panjang Bipod (dilipat) : 960 mm
Berat Bipod : 14 kg
Berat dasar plat : 12,5 kg
Akurasi alat bidik : 1 mil
Berat alat bidik : 1,55 kg
Berat lengkap: 49 kg
Jarak elevasi : 45-85 derajat
Jarak tembak max : 6500 – 8.000 meter

Penutup

Sekian artikel mengenai Apa itu mortir, beberapa kasus penemuan yang marak di Indonesia serta jenis yang sangat populer digunakan di Indonesia. Jika menemukan peninggalan benda berbahaya ini, sebaiknya jangan diotak atik tanpa ada dasar pengetahuan, sebab benda ini cukup berbahaya apabila tidak ditangani oleh orang yang tepat, segera lapor polisi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari tahu seputar benda ini . Mohon maaf apabila terdapat kesalah baik dari segi penulisan atau isi artikel.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi terkini. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini melalui media social Facebook, Twitter, dan Instagram. Lebih banyak yang tahu, lebih menarik bukan 🙂

Baca juga: