Menu Tutup

Apa itu Zirkon ? 8 Kontainer ditahan Menteri ESDM

Sebanyak 8 Kontainer atau sekitar 200 Ton Zirkon di tahan oleh Direktorat Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ratusan ton mineral ini rencananya akan dikirim ke China melalui Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Penyebab penahanan karena dalam batu mineral tersebut belum melakukan tahap pemurnian. Sehingga banyak kandungan mineral lain seperti monazite dan ilmenite yang tak kalah penting dan berharga ikut terbawa. Lalu apa itu Zirkon ?

Berita yang muncul sekitar tanggal 05 April 2021 ini mengagetkan banyak orang, pasalnya kekayaan sumber daya alam Indonesia hendak di ambil dan dikirim keluar negeri. Banyak yang bertanya-tanya apa itu Zirkon ? artikel ini akan membahas apa itu Zirkon serta beberapa kegunaan dari bahan mineral ini. Sayang sekali memang, ketika menjadi masyarakat Indonesia yang memiliki beragam sumber daya alam, tetapi hanya sedikit menikmati hasil kekayaannya tersebut. Peran pemerintah dalam hal ini tentu saja sangat penting untuk memantau alur ekspor impor sumberdaya alam Indonesia.

Apa itu Zirkon ?

apa itu zirkon
Zirkon berwarna merah

Zirkon dengan adalah batu mineral yang memiliki berbagai macam warna. Batu mineral dengan bobot jenis 4-4,8 serta kekerasan 7-7,5 memiliki kemampuan mendistorsikan cahaya seperti layaknya berlian, namun hanya saja kilau yang dipancarkan akan kalah dengan berlian.

Zirkon merupakan batu mineral yang banyak digunakan sebagai material aksesori. Batu mineral yang cantik ini pembuatannya secara sintesis dari bahan zirkonium oksidan dengan beberapa warna yang sudah terkenal warna bening, abu-abu, merah, biru hingga coklat.

Zirkon dengan rumus kimia ZrSi04 berperan sebagai mineral silikat yang merupakan sumber utama logam zirkonium. Mineral silikat ini terakumulasai sebagai pasir pantai dan banyak di gunakan paduan logam, batu tahan api, keramik, pasir cetak, hingga batu permata. Sumber daya mineral ini banyak di temukan di Indonesia seperti di daerah Bangka Belitung, Sumatera dan Kalimantan. Olahan mineral Zirkon banyak di gunakan di industri keramik, refraktori hingga pewarna.

Kandungan pada Zirkon

Secara umum Zirkon mengandung unsur besi, mangan, kalsium sodium dan unsur lainnya. Unsur-unsur ini menyebabkan warna batu mineral ini berbagai macam seperti putih bening, hijau, coklat kemerahan, kuning kecoklatan hingga gelap. Sumber daya mineral ini memiliki kekerasan 6,5 – 7,5, berat jenis 4,6 – 5,8, indeks refraksi 1,92 – 2,19, hilang pijar 0,1%, dan titik lebur 2.5000C.

Zirkon berwarna bening banyak di gunakan sebagai alternatif berlian dengan biaya yang rendah.Sekitar 80% Zirkon berwarna biru banyak beredar di pasaran. Meski tidak sekuat berlian, ketahanan fisik mineral ini sangat baik sebagai permata. Ia memiliki kekerasan 6 hingga 7,5 dengan potongan yang tidak beraturan. Kombinasi ini lah yang membuat mineral ini cocok di gunakan sebagai permata pada cintin, liontin, anting, bros dan berbagai perhiasan lainnya.

Perhiasan menggunakan batuan Zirkon berwarna biru.

Zirkon banyak digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan keramik dan komponen elektronik. Penggunaan bahan mineral ini berguna juga sebagai pembuatan selongsot pada pembangkit listrik tenaga nuklir. Selongsot merupakan tabung untuk diisi bahan bakar uranium.

Bahan material mineral ini sudah terbetung didalam kerak bumi sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Bahan ini berperan penting dalam penanggalan radiometrik batuan kuno. Sebab uranium yang tertangkap bertindak sebagai jam yang dapat diandalkan. Material ini banyak terdapat di Indonesia, India, Pegunungan Ural, Sri Langka, Norewia, Kanada, Australia hingga Brazil.

Terbentuknya Zirkon

Zirkon dianggap sebagai mineral yang ada dimana-mana sebab hampir tersebar luas di seluruh bebatuan permukaan bumi. Namun karena ukuran pertikel yang sangat kecil, biasanya mineral ini tidak terlihat pada batuan dan sedimen. Butiran mineral ini biasanya berukuran kurang dari satu mili meter, jarang sekali ditemukan ukuran partikel yang lebih dari itu.

Zirkon merupakan salah satu mineral bumi yang paling umum , tetapi paling sering di abaikan. Mineral ini sangat tahan terhadap perubahan kimia dan abrasi. Sejumlah besar kristal Zirkon kecil tersebar ketika unit batuan yang mengandung mineral ini mengalami pelapukan dan sedimen nya terkikis. Sedimen dan batuan sedimen mineral ini dapat bertahan jutaan hingga milyaran tahun di tanah. Mereka dapat bertahan dalam beberapa siklus pengangkatan, pelapukan, erosi dan pengendapan.

Sebagian besar Zirkon di produksi dengan menambang atau mengeruk sedimen yang kaya akan mineral zirkonia. Sedimen ini banyak tersebar di pantai, pesisir, atau endapan aluvial. Pada tingkat industi, mineral ini di tambang dari endapan aluvial berbasis darat dan laut yang banyak tersebar di berbagai belahan bumi.

Penggunaan Zirkon di Dunia Industri

apa itu zirkon
Batuan mineral zirkon

Penggunaan mineral zirkon yang paling umum di bidang industri yaitu dalam produksi keramik. Hal ini di sebabkan karena pasir mineral ini memiliki koefisien mulai yang rendah dan sangat stabil pada suhu tinggi. Komposisi ini di gunakan sebagai bahan tahan api di banyak aplikasi pengecoran.

Pemanasan pasir Zirkon hingga suhu yang cukup tinggi dapat memecah molekul mineral ini hingga menghasilkan zirkonium dioksida (zirkonia). Dalam bentuk bubuk, zirkonium dioksida (zirkonia) sangat reflektif dan stabil secara termal. Bahan ini di gunakan sebagai opacifier, zat pemtih, pigmen dalam glasir dan noda yang di gunakan pada keramik dan tembikar.

Produksi zirkonia kubik, keramik, komponen serat optik, perlapis tahan api, gigi palsu dan produk gigilainnya di peroleh dari zirkonia yang di stabilkan oleh Yttria. Zirkon berfungsi sebagai bijih utama logam zirkonium yang di gunakan dalam berbagai produk logam. Bahan ini membutuhkan ketahanan panas dan korosi. Zirkonium banyak di gunakan untuk membuat paduan kinerja tinggi seperti filamen lampu, baja khusus, bahan peledak primer, peralatan komputer dan bahan komponen elektronik lainnya.

Zirkon dan Radio Aktif

Kristal Zirkon banyak mengandung sejumlah kecil uranium dan thorium. Pada zaat kristalisasi, unsur radioaktif ini di masukkan kedalam bahan mineral ini. Unsur radioaktif itu mengubah kristal mineral ini menjadi produk yang membusuk dengan kecepatan tetap. Ketika elemen radioaktif dalam kristal Zirkon atau bahan di dekatnya membusuk, radiasi akan dipancarkan.

Mineral zirkonia

Kristal mineral ini dapat rusak oleh radiasi ini. Inilah mengapa beberapa bahan mineral ini tidak cocok di gunakan sebagai permata. Sebab beberapa kristal mineral ini yang telah rusak parah akibat paparan radiasi ini, kejerniah dan sifat optik nya yang ada pada bahan permata, tidak lagi dapat di pertahankan.

Penutup

Sekian artikel mengenai Apa itu zirkon. Semoga artikel ini dapat bermanfaat khususnya bagi Anda yang sedang mencari tahu tentang bahan mineral yang cukup penting ini. Semoga penyitaan 8 Kontainer bahan mineral ini oleh mentir ESDM memberikan efek jera bagi pemiliknya. Sebab sudah saatnya kita sebagai bangsa Indonesia mudah terelak sehingga kekayaan alam kita mudah di kerul oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan informasi yang tak kalah penting. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini melalui media social facebook, twitter, instagram dan lainnya. Lebih banyak yang tahu, lebih menarik bukan. 🙂

Baca juga: