Menu Tutup

Cara Membuat Hand Sanitizer WHO, Alami dan Aloevera

cara membuat hand sanitizer

Merebaknya virus corona di berbagai belahan dunia menyebabkan kelangkaan masker dan hand sanitizer dimana-mana. Di Indonesia sendiri, ketersediaan hand sanitizer sudah langka. Kelangkaan ini mendorong sebagian ilmuan yang berkecimpung di bidang kimia untuk membuat hand sanitizer sendiri. Tetapi ingat, hand sanitizer yang Anda buat tidak bisa dijual belikan secara bebas kecuali jika sudah memiliki izin BPOM.Dengan kata lain, hand sanitizer yang dijual belikan harus memiliki izin dari BPOM. Anda bisa membuat hand sanitizer untuk digunakan secara pribadi. Lalu bagaimana cara membuat hand sanitizer ?

Menurut penelitian, virus corona akan mati pada alkohol dengan kandungan >60%. Hand sanitizer rata-rata memiliki kandungan 90% hingga 95%, sehingga dinilai ampuh untuk membunuh virus corona yang sedang merebak dimana-mana. Bahan utama pembuatan hand sanitizer sendiri adalah isoropil alkohol dengan kandungan >90% atau bisa diganti juga dengan menggunakan ethanol 96%. Bahan lain dalam hand sanitizer yaitu gliserin yang berguna untuk mengentalkan larutan dan hidrogen peroksida sebagai bahan antiseptik ringan. Ke 4 bahan ini (isopropil alkohol atau ethanol, gliserin dan hidrogen peroksidah) merupakan bahan utama pembuatan hand sanitizer yang sesuai dengan standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

Bahan utama diatas juga bisa diganti tetapi dengan kandungan dan keguanaan yang sama. Seperti penggunaan gliserin, bisa giganti dengan ekstrak lidah buaya yang memiliki karakteristik sama sebagai pengental larutan dan baik digunakan pada kulit. Akibat wabah pandemik corona ini, banyak yang berinovasi membuat hand sanitizer dengan bahan-bahan yang ada tetapi memiliki manfaat dan kandungan sama seperti hand sanitizer pada umumnya.

Seorang mahasiwi Fakultas Farmasi di Universitas Airlangga telah meneliti bahan alami yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti ethanol pada bahan baku hand sanitizer. Penelitian ini sudah dijalankan oleh sang dosen sejak tahun 2006 lalu, pada saat ini sedang marak kasus flu burung. Etanol sayangnya tidak bisa diperjual belikan secara bebas dipasaran, atas keluhan ini peneliti menemukan bahan alami pengganti etanol yaitu saun sirih yang mudah didapat.

Cara Membuat Hand Sanitizer Standar WHO

Cara membuat hand sanitizer
Logo WHO (organisasi kesehatan dunia)

Cara membuat hand sanitizer menurut standar WHO ini bisa terbilang cukup mudah. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahan utama yang dibutuhkan yaitu ethanol 96% atau isopropil alkohol 99,8%. Hand sanitaizer yang dibuat dibawah ini dalam jumlah besar yaitu dengan hasil akhir sekitar 10 Liter. Bahan-bahan yang diperlukan sebagai berikut:

  • Isopropil alkohol 99,8% (8333 ml) atau bisa diganti dengan ethanol 96% (7515 ml)
  • Gliserin 98% (145 %)
  • Hidrogen peroksida 3% (417 ml)
  • Air suling steril (1000 ml), bisa didapat dengan merebus air kemudian biarkan hingga dingin.

Alat-alat yang diperlukan untuk membuat hand sanitizer dengan standar WHO :

  • Gelas ukur
  • Jirigen berukuran besar lebih dari 10 L
  • Botol kecil untuk dikemas
  • Corong

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Pilih bahan utama yang akan digunakan isopropil alkohol atau ethanol. Masukkan salah satu bahan utama yang telah dipilih kedalam jirigen yang telah disiapkan sesuai takaran
  2. Tambahkan cairan hidrogen peroksida sesuai takaran. Hidrogen perogksida ini merupakan bahan antiseptik ringan yang berguna untuk menghilangkan mikroba pada larutan sehingga benar-benar steril.
  3. Masukkan gliserin sesuai takaran. Gliserin ini bersifat kental, Anda dapat memasukan sedikit air steril kedalam gelas ukur untuk membilas gliserin yang terisisa
  4. Tambahkan suling steril sebanyak 1 Liter
  5. Tutup jirigen agar alkohol tidak menguap
  6. Aduk secara perlahan agar bagan tercampur menjadi satu
  7. Hand sanitizer telah selesai dibuat.
  8. Tuangkan kedalam botol-botol kecil agar lebih mudah untuk digunakan
  9. Simpan didalam botol kurang lebih selama 3 hari agar kuman-kuman yang ada didalam botol benar-benar mati.

Hati-hati, campurkan bahan sesuai dengan takaran agar mendapatkan hasil yang makmisal. Bahan-bahan yang digunakan diatas jika tidak digunakan sesuai takaran akan membahayakan.

Cara Membuat Hand Sanitizer Menggunakan Bahan Alami

cara membuat hand sanitizer
Daun Sirih

Hang sanitizer yang dibuta menggunakan bahan-bahan alami sebenarnya kurang efektif. Bahan alami yang digunakan ini cenderung tidak stabil sehingga hand sanitizer tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Tetapi bahan-bahan alami ini bisa digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi kelangkaan bahan utama hand sanitizer saat ini.

Bahan alami utama yang digunakan untuk membuat hand sanitizer adalah daun sirih. Kandungan daun sirih diatas 15% menurut salah satu dosen di Universitas Airlangga sama saja dengan ethanol. Ethanol ini memiliki kemampuan untuk mengurangi jumlah bakteri.

Berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat hand sanitizer alami:

  • Air 200 ml
  • 1 buah jeruk nipis
  • Daun sirih 50 gram

Cara membuat:

  1. Cuci bersih daun sirih, kemudian angin-angin hingga kering
  2. Iris tipis daun sirih, simpan didalam wadah
  3. Panaskan air 200 ml hingga mendidih
  4. Tuangkan air yang telah mendidih kedalam wadah yang berisi irisan tipis daun sirih
  5. Rendam, kemudian steam (diuapkan pada panci) dalam api kecil selama 30 menit
  6. Saring hingga mendapatkan ekstak air daun sirih
  7. Tambahkan perasan jeruk nipis
  8. Aduk hingga tercampur rata.

Agar mendapatkan hasil yang bening dan tidak berwarna, sebelum disaring, tunggu hasil steam dingin terlebih dahulu. Slanjutnya masukkan terlebih dahulu perasan jeruk nipis kedalam wadah kemudia tambahkan ekstrak daun sirih yang hendak disaring kedalamnya.

Ekstrak daun sirih ini berfungsi sebagai pengganti alkohol yang menjadi bahan utama hand sanitizer. Perasan jeruk nipis yang bersifat asam ini dapat berfungsi sebagai sterilisasi agar terbebas dari mikroba.

Membuan Hand Sanitizer Menggunakan Aloevera

Aloevera

Saat ini banyak juga beredah cara mebuatan hand sanitizer menggunakan aloevera atau lidah buaya. Tanaman lidah buaya bisa saja digunakan untuk membuat hand sanitizer tetapi, tetap saja harus menggunakan alkohol dengan kandungan >80% agar lebih efektif.

Lidah buaya ini berperan sebagai anti septik untuk menstrilisasi larutan. Selain itu kandungan pada lidah buaya juga efektif untuk membuat kulit lebih lembut dan lembab. Perbandingan penggunaan lidah buaya dan alkohol untuk membuat hand sanitizer adalah 1 : 2. Misalkan jika hendak menggunakan lidah buaya 1 sendok, maka alkohol harus ditambahkan 2 sendok. Tetapi saya tekankan lagi, gunakan alkohol yang memiliki kandungan >80% agar bisa digunakan sebagai hand sanitizer untuk membunuh bakteri.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat hand sanitizer menggunakan aloevera dengan hasil akhir 100 ml:

  • Ethanol (96%) atau bisa menggunakan isopropil alkohol (99,6%) sebanyak 66 ml
  • Aloevera 33 ml
  • Minyak esensial 10 hingga 15 tetes

Cara membuat canpurkan aloevera dan ethanol sesuai takaran, tambahkan minyak esensial sebagai pewangi. Aduk hingga merata, simpah tempat yang telah disiapkan.

Penutup

Sekian artikel mengenai cara membuat hand sanitizer dengan strandar WHO, menggunakan bahan alami dan menggunakan lidah buaya. Dari ketiga bahan ini, jelas sekali hand sanitizer yang lebih efektif untuk membunuh bakteri adalah yang sesuai dengan standar WHO, tetapi yang lainnya bisa menjadi bahan alternatif saat ini. Semoga artikel ini bermanfaat. Tetaplah jaga kebersihan, rajin cuci tangan sebab hand saitizer saja tidak ampuh untuk membuhun virus. Mohon maaf apabila ada kesalahan baik seri segi isi ataupun penulisan artikel.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel How To lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social twitter, facebook, instagram, whatsapp dan lainnya. Lebih banyak yang tahu lebih menarik bukan 🙂

(Visited 815 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *