Menu Tutup

Hak-hak Anak Pasca Kelahiran | Ceramah Ustad Khalid

Setelah anak lahir, islam telah membuat ketetapan bagi orang tua atau orang yang diberi tanggung jawab agar memberi hak pendidikan secara layak. Serta berhak baik kepada bayi dengan menegakkan hak-hak nya yang berkaitan dengan etika dan sunnah dari petunjuk Nabi Muhammad SAW tentang bayi. Karena hal itu akan memberi pengaruh positif dan penyebab yang mendatangkan kebaikan dan keberkahan bagi bayi. Di dalam hal-hal yang harus diperhatikan oleh orang tua. Artikel ini berisi tentang Hak-hak Anak Pasca Kelahiran dari cerah ustad Khalid Basalamah

Hak-hak Anak Pasca kelahiran: Hak Waris

Hak-hak Anak Pasca kelahiran

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda

“Jika bayi sudah bersuara, maka ia berhak diberi warisan” (H.R Abu Dawud No.2920)

Warisan dibagikan kali pemilik harta sudah meminggal, serta dalam islam ada hitungannya sendiri. Anak bayi yang sudah lahir, menangis dan hidup maka berhak untuk mendapatkan warisan. Warisan tidak diperuntukkan untuk orang yang meninggal. Jika bayi lahir dalam keadaan bisu, dalam artian tidak menangis, asalkan tetap hidup, bayi tersebut berhak mendapatkan warisan.

Ibnu Taymiyah RH berkata : jika ada orang meninggal dunia, lalu ahli warisnya berada dalam kandungan, maka hak warisan harus ditahan. Bila nanti dia lahir dalam keadaan hidup, maka hak waris harus diberikan. Bila lahir dalam keadaan mati, tidak berhak mendapatkan warisan. Harta tersebut di berikan kepada ahli waris pertama. Bila dia lahir kemudian mati, maka hak warisan harus di berikan kepadanya baik dia lahir bersuara atau tidak, yang penting ada tanda-tanda kehidupan.

Hak-hak Anak Pasca kelahiran: Adzan Pada Telinga Bayi

Hak-hak Anak Pasca kelahiran
sumber : www.haibunda.com

Islam sangat menaruh perhatian tinggi terhadap kelurusan dan kebaikan anak. Maka islam menganjurkan kepada orang tua agar mengumandangkan adzan pada telinga bayi ketika lahir dari perut sang ibu ke dunia. Sehingga pertama kali yang di dengarkan oleh sang bayi adalah suara dan nilai tauhid pada Allah. Ajakan kepada nilai-nilai dasar islam dan menegakkan salat yang menjadi rukun islam yang kedua.

Adzan berfungsi sebagai pengusir syaitan. Sebagaimana sabda Nabi SAW

“Jika adzan di kumandangkan untuk salat, maka syaiton menyingkir sambil mengeluarkan angin. Hingga dia tidak mendengar suara adzan.” (HR. Bukhari No.608)

Syaitan sangat memiliki keinginan yang tinggi untuk mengganggu sang bayi langsung setelah lahir. Sesuai dengan hari Abu Hurairah RA, dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah ada di antara anak-anak Adam seorang bayipun yang terlahir, melainkan akan di ganggung oleh syaiton pada waktu lahirnya. Sehingga anak itu berteriak keras karena gangguan setan tadi, kecuali Maryam dan Anakanya”

Faidah adzan pada telinga bayi

  1. Adzan termasuk bagian syiar islam dan kaum muslimin. Serta syiar tauhid yang pertamakali di perkenalkan kepada bayi.
  2. Adzan mengandung unsur ajakan penghambaan diri kepada Allah dan peringatan tentang salat sebagai rukun islam yang terpenting
  3. Selain itu, Adzan merupakan panggilan agama serta sunnah Nabi Muhammad SAW
  4. Adzan melindungi bayi dari gangguan syaitan, karena syaitan menyingkir ketika mendengar adzan
  5. Ketika sang bayi mendengar suara Adzan, maka suara itu menguatkan dan menggerakkan fungsi pendengaran bayi.
  6. Adzan sebagai bentuk ajakan bayi (bagi anak) kepada ibadah terhadap Allah. Pengamalan agama islam yang lurus dan pengabdian yang murni kepada Allah akan mengalahkan ajakan dan gangguan syaitan.

Hak-hak Anak Pasca kelahiran: Tahnik

Hak-hak Anak Pasca kelahiran

Tahnik artinya mengunyah sedikit kurma sampai halus, kemudian menempelkan di langit-langit mulut bayi begitu bayi lahir.

Tahnik ialah mengunyahkan kurma atau semisalnya, kemudian dioleskan ke langit-langit pada mulut bayi. Demikian itu termasuk petunjuk Nabi SAW ketika beliau pernah melakukan hal tersebut ketika ada seorang bayi yang lahir. Yang melakukan tahnik dianjurkan adalah orang yang shaleh/ shalihan yang dianggap sangat baik dan dekat hubungannya dengan Allah SWT. Kalau tidak ada, maka boleh orang tuanya atau orang terdekat.

Faidah mentahnik pada bayi

  1. Di sunnahkan mentahnik bayi yang baru lahir
  2. Di dalam tahnik terkandung permohonan doa keberkahan kepada orang-orang saleh atau orang-orang yang memiliki keutamaan
  3. Dalam penjelasan tentang tahnik terdapat anjuran untuk meminta doa keberkahan kepada orang saleh yang memiliki keutamaan baik sebelum atau sesudah kelahiran
  4. Dalam sunnah tahnik terdapat anjuran agar bersikap lemah lembut, santun dan tawadhu kepada anak kecil
  5. Tahnik bisa memberi pengaruh positif bagi anak (perhatian secara kejiwaan serta nutrisi pada kurma)
  6. Tahnik bisa menguatkan organ tubuh bayi dan membantu memudahkan proses menyusu bagi bayi tersebut.

Hak-hak Anak Pasca kelahiran: Menyusui Anak

Dalam pendidikan islam, menyusui anak termasuk pilar yang paling urgent. Sehingga sumber hukum islam yang pertama yaitu Al-Quran menganjurkan kepada semua kaum ibu agar menyusui anak-anak mereka selama 2 tahun secara sempurna dari air susu mereka sendiri. Sebab hal itu akan memberi pengaruh baik dan positif bagi bayi, sebagaimana Allah menjelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 233

“Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh bagi yang ingin menyempurnakan masa menyusui” (Al-Baqarah : 233)

Ketika islam menyatukan laki-laki dan perempuan dalam satu ikatan pernikahan lalu di kumpulkan dalam satu bahtera rumah tangga. Masing-masing memikul beban tanggung jawab untuk membentuk bangunan rumah tangga yang shalih. Sebagai bentuk awal membangun masyarakat yang baik maka Allah memberi masing-masing hak dan kewajiban secara adil. Di antara hak dan kewajiban adalah sang suami wajib memberi nafkah sementara sang istri wajib menyusui anak. Karena anak sangat membutuhkan belayan sang ibu dan dekapan. Sehingga ketika menyusui anak menemukan ketentraman jiwa dan ketenangan batin karena air susu yang di dapat bayi dengan penuh kehangatan dan belayan lembut. Menyusu dari ASI yang telah di siapkan Allah, maka membuat anak tumbuh sempurna.

Hak-hak Anak Pasca kelahiran: Aqiqah

Sumber: fifgroup.co.id

Aqiqah ialah sebutan bagi hewan yang di sembelih untuk anak yang baru lahir dan aqiah adalah hak yang wajib di tunaikan orang tua untuk anak. Dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap bayi memiliki hak aqiqah maka alirkanlah darah (sembelihlah hewan aqiqah) baginya dan hilangkanlah gangguan (rambut) darinya”. (HR. Bukhari No. 5472).

Sunnah Nabi di hari ke 7 memotong rambut bayi, memberi nama dan mengaqiqahkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap bayi tergadaikan oleh aqiqahnya, di sembelih kan kambung untuknya pada hari ke 7, di cukur rambutnya, dan di beri nama” (HR. Ibnu Majah No 3165)

Jika lahir anak kembar laki-laki maupun perempuan, maka aqiqahnya satu ekor kambing untuk anak pertama dan satu ekor kambing untuk anak ke dua. Karena anak kembar di anggap satu.

Syarat kambing aqiqah seperti syarat kambing untuk berkurban dan di anjurkan untuk memberikan daging kambing dalam keadaan matang dan di makruhkan memecahkan tulang. Tidak sah berserikat dalam sembelihan aqiqah. Inilah perbedaan binatang aqiqah dan binatang qurban. Daging aqiqah di anjurkan sebagian di makan dan sebagian lagi di sedekahkan. Begitujuga sebagian ulama menganjurkan bagi orang yang belum aqiqah agar menyembelih hewan aqiqah ketika sudah dewasa.

Fadilah dan manfaat aqiqah:

  1. Menyampaikan berita tentang kehadiran anak dan secara tidak langsung mengabarkan tentang posisi nasab anak agar tidak ada prasangka buruk terhadap status anak tersebut
  2. Mengikuti panggilan sifat murah hati dan dermawan serta menjauhi panggilan sifat kikir dan pelit
  3. Menyerupai Agama yang hanif dan lurus sebab ketika Nabi Ibrahim SAW di perintahkan menyembelih anaknya Ismail, maka Allah menggantinya dengan sembelihan yang besar. Begitu juga manasik Haji, terdapat syariat mencukur dan menyembelih.
  4. Aqiqah adalah kelanjutan kebaikan dan ketundukan sebab melakukan hal itu semenjak masih bayi.
  5. Pengorbanan yang di atas namakan bayi yang baru lahir, semenjak anak keluar ke alam dunia, sang anak akan mendapatkan manfaat dari pengorbanan itu maupun dari doa yang di panjatkan untuknya.
  6. Melepas status anak yang masih tergadai, karena anak yang masih tergadai aqiqahnya.

Kata sebagian ulama, anak-anak yang tidak aqiqah di pastikan akan selalu berada di jalan syaitan, mudah sekali tersesat. Tetapi apabila melaksanakan aqiqah, walaupun terjerumus, dia akan mudah kembali.

Penutup

Sekian artikel mengenai hak-hak Anak Pasca Kelahiran dari ceraham Ustad Khalid Basallamah dari channel Youtube nya (klik di sini). Semoga artikel ini bermanfaat bagi para orang tua yang tengah mencari informasi terkait kewajiab ketika anak lahir. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik dari segi isi maupun penulisan artikel.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informeasi. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini melalui media social facebook, twitter, instagram dan media social lainnya. Lebih banyak yang tahu, lebih menarik bukan. 🙂

Baca juga: