Menu Tutup

Kapan Pandemi COVID-19 Berakhir di Indonesia ?

Hampir semua orang pasti memiliki harapan yang sama, wabah COVID-19 segera berakhir agar setiap aktivitas dapat berjalan sebagaimana biasanya sebelum terjadi pandemi ini. Untuk menjawab pertanyaan ini, tidak sedikit dari para ilmuan di berbagai dunia melakukan kajian untuk memprediksi kapan pandemi COVID-19 berakhir. Mereka melakukan penelitian dengan berbagai faktor kemungkinan yang terjadi. Berakhirnya pandemi COVID-19 pada bulan pertama kemunculannya di Indonesia telah banyak diprediksi oleh para ilmuan dengan metode matematik dari data statistik yang diterima. Ada yang menyebutkan pandemi COVID-19 akan berkahir pada pertengahan Juni, tapi hingga saat ini kasus positif COVID-19 semakin meningkat. Lalu kapan pandemi COVID-19 berakhir di Indonesia ?

Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada setiap lapisan masyarakat, tidak hanya UMKM yang kelabakan menghadapi wabah ini, para seniman yang berkarya dibidang hiburan pun demikian. Banyak para artis, aktor, penyanyi seketika menjadi pengangguran akibat tidak ada job. Mereka mensiasatinya dengan membuat karya pada media social seperti instagaram hingga membuat konten youtube.

Dengan gerakan Adaptasi Kebiasaan Baru yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah saat ini, memberikan kelonggaran untuk beraktivitas dengan kebiasaan baru. Perekonomian masyarakat perlahan kembali stabil setelah mengalami penurunan yang cukup terpuruk, meskipun belum pulih sepenuhnya. Setiap orang beraktivitas dengan kebiasaan baru, memakai masker kain ketika diluar rumah, sering mencuci tangan pakai sabun dan melakunan physical distancing ketika berada ditempat umum. Kebiasaan normal baru yang sebenarnya tidak normal seperti sebelum pandemi terjadi ini butuh adaptasi secara perlahan bagi masyarakat. Masker kain menjadi hal yang sangat dibutuhkan ketika hendak keluar rumah. Pasti banyak dari Anda yang bertanya-tanya, kapan pandemi COVID-19 ini berakhir khusunya di Indonesia negara yang kita cintai.

Kapan Pandemi COVID-19 Berakhir ?

kapan pandemi COVID-19 berakhir
Seorang tenaga medis memegang tulisan corona virus pada kertas yang sobek

Dari beberapa artikel yang saya baca, kebanyakan mengatakan sulit menjawab pertanyaan kapan Pandemi COVID-19 berakhir, apalagi dengan prediksi tanggal yang tepat. Michael Head, seorang peneliti senior dari Southampton University menyebutkan sulit untuk memprediksi kapan COVID-19 ini berakhir dikarenakan COVID-19 adalah virus yang benar-benar baru di dunia. Seorang ahli lain berpendapat, COVID-19 ini akan terus berdampingan dengan masyarakat dan kitalah yang melakukan penyesuaian baru hidup berdampingan dengan virus ini.

Dr Windhu Purnomo seorang Pakar Epidemologi Universitas Airlangga (UNAIR) mengatakan sulit memprediksi kapan berakhirnya virus corona di Indonesia disebabkan data yang selalu berubah-ubah.

Data kasus positif corona di Indonesia yang sering berubah ini merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah yang seringkali berubah. Selain itu, kebijakan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat tidak satu suara, sehingga menimbulkan kebingungan terhadapt aturan yang diterapkan. Akibatnya banyak para masyarakat yang menyepelekan dan melakukan pelanggaran terhadap aturan pemeritnah yang telah dibuat.

Tanda Pandemi COVID-19 Segera Berakhir

kapan pandemi COVID-19 berakhir
Penelotoan vaksin COVID-19

DIcky Budiman seorang Pakar Epidemologi dari Universitas Griffth Australia menjelaskan tanda kapan pandemi COVID-19 ini akan mereda. Ia menuturkan, Pandemi COVID-19 akan mereda setelah terpenuhinya salah satu dari ketiga hal berikut:

  1. Ditemukannya obat yang efektif untuk menyembuhkan COVID-19 atau setidaknya mencegah terjadinya infeksi virus corona
  2. Ditemukannya vaksin yang efektif menimbulkan kekebalakan tubuh terhadap virus corona
  3. Terjadinya kekebalan alamian setelah banyak sebagian orang yang sembuh dari penyakit COVID 19.

Lebih lanjut, Dicky menyebutkan vaksin virus corona diprediksikan telah ditemukan pada awal tahun atau pertengahan tahun depan (2022). Ia juga menyebutkan pada bulan Juli hingga September kasus COVID-19 di Indonesia mengelami fase krisis dimana kasus positif corona terus meningkat. Hal ini dikarenakan pemerintah melakukan pelonggaran terhadap kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Jika vaksin COVID-19 berhasil ditemukan, jumlah pemakaiannya akan terbatas. Vaksin ini akan diprioritaskan bagi para tenaga medis yang bekerja di garda terdepan mengobati para pasien. Selanjutnya para orang tua yang lebih rentan tertulat virus. Tetapi kita lihat saja apa yang akan terjadi jika vaksin ini segera ditemukan, apakah akan disebarkan secara merata.

Jika banyaknya kasus orang yang sembuh dari COVID-19 semakin meningkat, tandanya semakin banyak orang memiliki kekebalan tubuh yang timbul secara alamiah. Maka dapat diartikan, semakin banyak orang yang sembuh dari COVID-19, semakin besar pula prediksi wabah ini cepat berakhir. Tetapi semuanya kembali lagi kepada pola hidup kita. Apakah mematuhi protokol kesehatan atau tidak. Sebab percuma saja jika angka yang sembuh terhadap COVID-19 semakin meningkat jika angka positif COVID-19 meningkat lebihtinggi dari angka yang sembuh.

3 M Protokal Kesehatan yang Wajib Dipenuhi

3 M Protokol kesehatan yang wajib dilakukan oleh setiap masyarakt ketika diluar rumah. 3 M terebut meliputi

Memakai masker

Jika memakai masker kain diluar ruangan, akan meminimalisir penularan virus COVID-19 melalui udara yang terhirup hidung ataupun masuk kedalam mulut. Masker kain cukup efektif menyaring mikropartikel dari udara yang akan terhidur oleh hidung. Tetapi perlu diperhatikan juga, masker dari jenis kain apa yang lebih efektif untuk menyaring mikrobilogis seperti bakteri, virus dan lainnya. Berikut ini artikel mengengai Bahan yang Efektif untuk Membuat Masker Kain.

Mencuci Tangan

Virus Corona dapat menyebar dan menempel diberbagai benda yang sering disentuh oleh tangan akan musnah jika tangan dicuci menggunakan sabun. Maka hendaklah sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun. Cucilah tangan setelah berada dari tempat umum, setelah berbelanja, hendak makan, hendak memasak, setelah memegang uang, bahkan setelah bersentuhan dengan orang lain yang bukan berasal dari lingkungan kita. Hal ini demi mencegah terjadinya penularan COVID-19

Menjaga Jarak

Walaupun pemerintah telah melonggarkan aturan PSBB, bukan berarti kita bebas melakukan kegiatan tanpa menerapkan protool kesehatan. Banyaknya OTG (Orang Tanpa Gejala) dan Pasien Dalam Pengawasan yang semakin meningkat, kita tidak tahu siapa saja orng yang kita temui ditempat umum yang menjadi OTG atau PDP. Maka sebaiknya melakukan Physical DIstancing (menjaga jarak) sekurang-kurangnya 1 meter. Selain itu, hindari berkerumun ditempat tertutup, sebab kurangnya sirkulasi udara.

Bagaimana Bidang Pendidikan Saat ini ?

Seorang guru sedang mengajarkan muridnya di ruang terbuka

Jika bidang ekonomi saat ini berangsur memulih, banyak pertokoan yang kembali buka menjalankan roda perekinomian. Bebeda dengan bidang pendidikan saat ini. Sekolah-sekolah belum dapat dibuka seperti sebelumnya. Pembelajaranpun dilakukan dengan metode daring.

Dikota-kota besar dengan fasilitas yang mumpuni, metode ini cukup efektif untuk melakukan pembelajaran antara guru dengan murid. Tetapi jika dibandingkan dengan dipelosok daerah, metode pembelajaran daring sangat sulit digunakan. Tidak semua siswa memiliki leptop ataupun smartphone, mahalnyanya kuota internet yang cukup memberatkan guru mapun orang tua.

Untuk mensiasatinya, pemerintah daerah melakukan metode kelompok belajar dengan membagi siswa dalam satu kelas kedalam berbagai kelompok, kemudian guru mendatangi setiap kelompok yang sudah dikonsidikan dirumah salahsatu anggot kelompok. Semoga Pandemi ini cepat berakhir 🙂

Penutup

Sekian artikel mengenai kapan Pandemi COVID-19 berakhir di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik dari segi isi ataupun penulisan artikel. Untuk menjawab kapan pandemi COVID-19 ini berakhir, kita dapat bertanya kembali kepada diri kita sendiri, apakah kita telah disiplin melakukan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Sebab kita sendiri yang bisa menentukan kapan pandemi ini akan berakhir.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi bermanfaat. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social facebook, twitter, whatsapp dan lainnya. Lebih banyak yang tahu lebih menarik bukan 🙂

(Visited 33 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *