Menu Tutup

Resensi Buku Positive Parenting | Mochamad Fauzil Adhim

Resensi Buku Positive Parenting | Mochamad Fauzil Adhim

Buku yang kaya akan makna karya Ustadz Mochamad Fauzil Adhim ini sangat luar biasa sekali. Beliau sudah berkecimpung dan mendalami ilmu tentang cara mendidik anak yang tepat. Miris sekali rasanya, melihat kekosonga jiwa-jiwa anak remaja saat ini yang mudah sekali terisi dengan budaya-budaya luar yang cendurung memberikan dampak-dampak negatif. Buku Postive parenting ini seolah memberikan gambaran secara penuh bagaimana prilaku mendidik anak yang tepat sesuai dengan tuntunan ajaran Islam yang dibawa oleh Baginda Rasulullah SAW. Sayang sekali rasanya, apabila melewatkan kebermanfaatan buku karya Ustadz Mochamad Fauzi Adhim yang satu ini. Oleh sebab itu, dalam artikel ini saya menulis Resensi Buku Positive Parenting Karya Mochamad Fauzil Adhim menurut versi saya sendiri.

Dalam resensi kali ini, saya akan menyajikan identitas buku kemudian daftar isi buku disentai kutipan-kutipan yang saya rasa amat bagus untuk menjadi bekal mendidik anak kelak. Setiap judul dalam buku ini menyajikan point penting yang perlu digarisbawahi untuk diaplikasikan kepada buah hati. Semoga resensi buku ini menjadi pertimbangan baik untuk teman-teman semua agar senantiasa haus akan ilmu, khususnya ilmu dalam hal mendidik buah hati tercinta. Sebab, salah satu amalan yang tidak akan putus kelak setelah orang tua mendinggal adalah doa anak-anak yang solih. Maka sudah sepantasnya kita mempersiapkan buah hati kita menjadi aset yang sangat berharga ketika kita sudah meninggal dunia.

Jangan lupa juga teman-teman membaca Resensi Buku Segenggam Iman Anak Kita Karya Mochamad Fauzi Adhim agar kelimuan kita seputar mendidik anak semakin lengkap.

Identitas Buku

Resensi Buku Positive Parenting | Mochamad Fauzil Adhim
Buku Positive Parenting

Buku POSITIVE PARENTING karya Mohammad Fauzil Adhim memiliki dimensi 20,3 cm x 14 cm dengan tebal 1,8 cm. Buku yang kaya akan manfaat ini berisi 277 halaman, diterbitkan oleh Pro-U Media Yogyakarta tahun 2015. Saya membeli buku ini dengan harga Rp. 47.000,- dari penerbit Pro-U Media secara online. Saya akan mencoba menghadirkan Resensi Buku Positive Parenting dengan menyampaikan beberapa kutipan penting dalam buku.

Daftar Isi

Bagian pertama : Dasar-Dasar Positive Parenting

  1. Dan Tuhanmu Agungkanlah
  2. Semoga Doa-doa Mereka Membumbung Tinggi
  3. Membangkitkan Semangat Anak
  4. Belajar dari Masa Kecil
  5. Pada Mulanya adalah Membaca
  6. Memperbaiki Bacaan Sejak Kecil
  7. 50 Tahun Mendatang Anak Kita
  8. Jangan Remehkan Dakwah Kepada Anak
  9. Matinya Perjuangan
  10. Ajarkan Jihad Sejak Dini
  11. Merusak Tetapi DIcintai
  12. Berseteru Karena Cemburu
  13. Dua Anak Cukup !

Bagian Kedua : Perwujudan Positive Parenting

  1. Agar Mereka Menjadi Barakah bagi Zamannya
  2. Agar Engkau Bersujud kepada-Nya
  3. Semangati, Jangan Bebani
  4. Beri Imunisasi Untuk Jiwa
  5. Menumbuhkan Percaya DIri Anak
  6. Jenjang-jenjang Percaya Diri
  7. Rendah Diri Kolektif
  8. Merebut Jiwa Anak
  9. Menguatkan Hafalan
  10. Tanpa Melemahkan Kecerdasan
  11. Mengenalkan Allah Kepada Anak
  12. Saat-saat Menegangkan sebagai Orangtua
  13. Ajarkan Menulis Sejak Playgroup
  14. Membangun Karakter Anak Kita

Bagian Pertama Dasar-dasar Parenting

Pada bagian ini, saya akan menyampaikan beberapa kutipan-kutipan penting dari buku ini yang dapat diambil pelajarannya. Kutipan ini hanya bagian kecil pembahasannya saja. Untuk lebih jelas, alangkah lebih baik Anda membaca langsung isi buku yang kaya akan manfaat ini. Dalam buku ini, setiap judul memiliki kutipan yang menjadi inti dari bahasan atau hal penting yang perlu benar-benar ditekankan. Tapi, saya sampaikan lagi, akan lebih kenyang jika membaca langsung seluruh buku, sebab penulis menyampaikannya begitu rinci, sesuai dengan fokus beliau yang berkecimpung pada ilmu tentang pengasuhan anak.

” Sesungguhnya darah kalian, harta kalian, kehormatan kalian, sama mulianya dengan hari ini, negeri ini, pada bulan ini. Sesungguhnya kaum mukmin itu bersaudara. Tidak boleh ditumpahkan darahnya. Tuhan kalian satu. Bapak kalian semuanya Adam dan Adam dari tanah. Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah ialah yang paling takwa. Tidak ada kelebihan orang Arab diatas orang bukan Arab kecuali karena takwanya. Apakah aku sudah menyampaikan kepada kalian ? – Khutbah Rasulullah saat Haji Wada (Hal. 31)

Ajarkan pada mereka keinginan untuk berbuat bagi agama Allah. Bangkitkan pada diri mereka tujuan hidup yang sangat kuat. Jika dua perkara ini ada pada diri mereka, insya Allah mereka akan tumbuh sebagai orang-orang penuh semangat. Kecerdasam mereka akan melejit, berkembang pesat; dan bakatnya akan tumbuh dengan baik. (Hal. 49)

Awalnya adalah membaca. Anak-anak yang sedari kecil terbiasa membaca, bukan sekedar membunyikan huruf dan kata, akan memiliki ketrampilan, kemampuan, dan ketajaman mencerna isi bacaan. Apa yang menggerakkan mereka untuk membaca, akan sangat menentukan bagaimana mereka menyerap, menyaring, mengolah dan memaknai informasi yang mereka lahap dari berbagai bacaan. (Hal. 75)

Ajarilah anak didikmu untuk mengenali kebenaran sebelum mengejarkan mereka berbagai pengetahuan. Asahlah pengetahuan mereka terhadap kebenaran dan cepat mengenali kebatilan. Tumbuhkan pada diri mereka keyakinan bahwa Al-Quran pasti benar, tak ada keraguan didalamnya. Tanamkan adab pada diri mereka. Tumbuhkan pula dalam diri mereka keyakinan dan kecintaan terhadap As-Sunnah Ash-Shahihah. Bukan menyibukkan mereka dengan kebanggaan atas dunia yang ada dalam genggaman mereka. Ini juga berlaku bagi kita. (Hal. 101)

Bagian Kedua Perwujudan Positive Parenting

Tak ada cita-cita yang lebih mengharukan bagi orang tua terhadap anaknya, kecuali berharap agar mereka kelak menjadi anak-anak shalih yang mendoakan. Karenanya, sudah seharusnya kita memberi perhatian yang lebih banyak kepada apa yang mengantarkan mereka menuju kehalihan. Kita sentuh hatinya, sehingga hiduplah akal pikirannya. Bukan menyibukkan dengan banyaknya pengetahuan yang mereka serap, sementara terhadap jiwa mereka, kita lupa menghidupkan semangat, meluruskan niat dan membangun cita-cita. (Hal. 176)

Anak-anak harus diberi imunisasi jiwa, bukan sterilisasi. Tetapi untuk melakukan imunisasi, jarum suntiknya harus steril; dan jarum suntik itu adalah pendidikan. (Hal. 187)

Pengaruh yang paling kuat yang membekas pada kepribadian anak adalah masa kecil. Dan cerita anak -termasuk film yang mereka lihat– sangat menentukan kekuatan jiwa. Anak yang sudah kukuh jiwanya ketika memasuki masa remaja, insya Allah mereka tidak mudah terpengaruh — apalagi terguncang– oleh hal-hal baru yang ada disekelilingnya. (Hal 222)

Tak ada yang bisa kita lakukan dengan kecerdasan kita kalau jiwa yang menjadi tempat berkembangnya amat rapuh. Bukan cemerlangnya otak yang menjadikan orang-orang besar memberi warna pada sejarah. Bukan cepatnya berpikir pula yang menjadikan sebagian negeri lebih disegani dari pada negeri-negeri lain. Pada bangsa-bangsa yang amat disegani itu boleh jadi otak milik anak-anak mereka tak secemerlang anak-anak kita. Akan tetapi, mereka memiliki karakter yang kuat. Sangat kuat. Begitu kuatnya karakter mereka sebagai pribadi dan sebagai bangsa sehingga mereka siap menentukan sikap. Tidak ragu-ragu. Tidak gamang. Tidak pula gemetar saat menjatuhkan sikap. (Hal. 265)

Penutup

Sekian artikel mengenai Resensi Buku Positive Parenting Karya Mochamad Fauzil Adhim. Semoga artikel ini bermanfaat. Mohon maaf apabila terdapat kekuarangan baik dari segi isi maupun penulisan artikel.

Burung irian, burung cendrawasih

Cukup sekian dan terimakasih

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social facebook, twitter, whatsapp dan lainnya. Lebih banyak yang tahu lebih menarik bukan 🙂

(Visited 13 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *