Menu Tutup

Resensi Buku The Model for Smart Parents Nopriadi Hermani, Ph.D

resensi buku the model for smart parents

Resensi Buku The Model for Smart Parents- Memiliki buah hati tidak serta merta hanya karena keinginan, tetapi tentan kesiapan. Sebab ingin saja mungkin tidak cukup, Allah akan memberikan apapun yang kita inginkan pasti di waktu yang tepat, begitupun perkara diberi keturunan. Siap tentu bukan hanya semata-mata soal materil, kondisi usia, tetapi juga ilmu untuk membentuk buah hati yang berguna bagi agama dan bangsa. Berbicara mengenai ilmu untuk mengurus si kecil sangatlah kompleks, karena orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tidak cukup hanya menjadi orang tua secara biologis saja, tetapi harus menjadi orang tua sosiologis yang membersamai pertumbuhan anak hingga anak bisa membedakan baik dan benar.

Begitu pentingnya ilmu parenting, menyebabkan banyak sekali buku yang membahas tentang parenting. Salah satunya buku karya Nopriadi Hermani, Ph.D salah satu dosen yang mengajar di Universitas Gajah Mada. Buku yang sangat luar biasa ini sangat disayangkan jika dilewatkan begitu saja. Oleh sebab itu, saya akan mencoba membagikan resensi buku The Model for Smart Parents. Pembahasan yang sangat sistematik dengan penyampaian yang mudah dipahami seolah pembaca sedang mendengarkan langsung apa yang sedang disampaikan penulis.

resensi buku the model for smart parents
Buku The Model for Smart Parents via shopee.co.id

Kemajuan teknologi dewasa ini menjadikan zaman dan kebiasaan semakin berubah, maka metode mendidik anak pun perlu disesuaikan denan perkembangan zaman. Banyak orang tua yang menyesal akibat salah asuh, tidak bisa mendidikan anak menyesuaikan dengan kemajuan teknoligi saat ini. Sebab jika anak tidak diberi pengarahan dan bekal untuk siap menghasapi perubahan zaman, ia akan mudah terbawa arus negatif. Oleh sebab itu, para orang tua perlu ilmu parenting terupdate sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Buku The Model for Smart Parents menjelaskaan bagaimana menjadi orang tua agar siap mendidik anak sesuai dengan keadaan saat ini.

Tentang Buku

resensi buku the model for smart parents
Buku The Model for Smart Parents via bukalapak.com

Buku berjudul The Model for Smart Parents karya Nopriadi Hermani, Ph.D yang ditulis beserta istri Tin Rahmawati , S.E ini cetakan pertama diterbitkan pada bulan Maret 2016. Buku dengan ukuran 13.25 x 20.5 mm dan dengan tebal 253 halaman memiliki ukuran yang pas untuk dibawa kemanapun. Harga buku berkisar antara Rp.65.000,- hingga Rp.110.000,-.

Menyiapkan Generasi Penerus yang Sukses, Bahagia, Kontributif dalam Membangun Peradaban Barokah

Saat ini Indonesia sedang krisis sumberdaya manusia. Bagaimana tidak? Moral anak-anak sebagai penerus generasi bangsa semakin bobrok dengan tayangan-tayangan yang tidak pantas dalam genggamannya. Ia bisa berselancar tanpa kontrol melalui media yang difasilitasi orang tuanya sendiri. Banyak orang tua yang telah memberikan anaknya gawai (gadget) di usia dini dengan alasan agar mereka dapat belajar sambil bermain dengan konten yang disajikan. Padah sebenarnya hal ini keliru. Anak sejatinya masih memerlukan bimbingan untuk membedakan hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk. Jika orang tua kehilangan kontrol ketika anaknya bermain gawai, ini akan sangat membahayakan. Kejadian seperti ini lah yang membuat banyak anak-anak di Indonesia memiliki moral yang bobrok tanpa disadari orang tua.

Dalam buku The Model for Smart Parents terdapat 33 Bab. Setiap Bab yang dibahas tidak terlalu panjang hanya beberapa halaman. Meskipun demikian, pembahasannya padat dan berisi tidak berbelit-belit. 33 Bab ini meliputi :

  • Bab 1 Kreasi Dua Kali
  • Bab 2 Rasa Menyayangi
  • Bab 3 Sempurnakanlah
  • Bab 4 Demi Akhirat
  • Bab 5 Parenting
  • Bab 6 Surat untuk Bunda
  • Bab7 Kepemimpinan
  • Bab 8 Konsep Tuning (1)
  • Bab 9 Konsep Tuning (2)
  • Bab 10 Atmosfer Anak Kita
  • Bab 11 Create The Atmosphere!
  • Bab 12 Tuner di Sekitar Mereka
  • Bab 13 Kapitalisme
  • Bab 14 Digital Parenting
  • Bab 15 Filosofi Hidup
  • Bab 16 Cerita Akhirat
  • Bab 17 Keinginan Bertemu Rosul
  • Bab 18 Visi yang Mengubah
  • Bab 19 Harvard Business School
  • Bab 20 Nak Pretasimu itu ..
  • Bab 21 Ilmuan Ciliki
  • Bab 22 Habit
  • Bab 23 Story Telling (1)
  • Bab 24 Story Telling (2)
  • Bab 25 The Power of Pujian
  • Bab 26 Do’a Orang Tua
  • Bab 27 Matang Semu
  • Bab 28 Masa Remaja
  • Bab 29 Ibumu, Ibumu, Ibumu …
  • Bab 30 Ojiichan, Obaachan
  • Bab 31 Birrul Walidain
  • Bab 32 Mengenal Dakwah
  • Bab 33 Membangun Peradaban

Beberapa Bab dalam buku ini menceritakan pengalaman Penulis mendidik anak ketika di negri Jepang ketika Penulis sedang menyelesaikan study-nya. Beliau menceritakannya dengan detail sehingga pembaca dapat membayangkan kadaan disana dengan nyata.

Menguatkan Niat Bunda

Pembahasan pertama yang dilakukan penulis dalam buku The Model for Smart Parents intinya adalah tentan membangun dan menguatkan semangat Bunda untuk mendidik anak. Seperti kutipan pada Bab 1 Kreasi Dua Kali berikut ini:

“Everything is created twice. First in the mind, and than in the realiity. Setiap sesuatu dikreasikan dua kali. Pertama dalam pikiran dan yang kedua didalam kenyataan.

Semakin penting sesuatu maka kita serius di kreasi pertama. Semakin penting sesuatu maka kita pasti serius di kreasi pertama”

Orang tua diyakinkan kembali, kelak setelah dewasa anaknya ingin seperti apa. Kebanyakan orang tua tidak memiliki rencana apa-apa untuk mendidik anaknya, padahal anak ada harta yang sangat berharga bagi orang tuanya. Orang tua dalam buku ini diajak untuk bertanya, hal penting apa saja yang ingin diwujudkan pada pribadi anak-anak kita?. Untuk menjawab [ertanyaan ini perlu merancangnya dengan tepat agar sesuai dengan harapan.

Atmosfer anak Kita

“Tumbuh kembang anak-anak sesuai dengan cara bagaimana mereka dibesarkan, bukan bagaimana cara orang tua memberi ceramah.

Perhatikanlah segala yang masuk dalam kehidupan anak kita. Perhatikanlah segala kebiasaan yang mereka jalani”

Dari kutipan pada Bab 10 Atmosfer anak Kita ini jelas sekali maknanya. Orang tua perlu memperhatika segala hal yang ada dalam kehidupan anak kita, sebab itu secara tidak langsung akan membentuk karakteristik anak. Jika anak sering bermain game, maka karakter anak akan dibentuk oleh game tersebut. Belum lagi saat ini banyak sekali game yang berbaur kekerasan dengan gambar wanita terbuka, jelas sekali game ini tidak cocok untuk dimainkan oleh anak-anak. Sebaiknya sebagai orang tua hendaknya berhati-hati terhadap apapun yang menjadi kebiasaan anak. Jangan asal anak senah saja, tapi coba lihatlah anak yang berharga ini ingin seperti apa kelak, dan ini merupakan tanggung jawab atas didikan orang tua.

Dalam buku ini banyak sekali dibahas bagaimana membentuk karakteristik yang baik bagi anak, mulai dari pembiasaan hingga cara menanamkan nilai-nilai yang baik sejak dini. Penulis menyampaikan dengan cotoh bagaimana beliau mendidik anaknya, sehingga tidak hanya teori tetapi disertai pengaplikasian secara langsung. Dan perlu dipahami, setiap anak memiliki keunikan tersendiri, maka mendidik anak pertama akan berbeda dengan mendidik anak kedua. Maka disini peran ibu harus memiliki dasar yang kuat agar dapat menanamkan nilai-nilai yang penting bagi anak dengan cara sendiri.

Penutup

Sekian resensi buku The Model for Smart Parents karya Nopriasi Hemani, Ph.D yang ditulis beserta istrinya Tin Rahmawati, S.E. Sebab mendidik anak tidak akan cukup jika Bunda saja atau Ayah saja, perlu campur tangan keduanya. Semoga resensi buku ini bermanfaat, khususnya bagi Bunda-yang hendak menyiapkan generasi penerus yang suskes, bahagia dan kontributif dalam membangun peradaban barokah.

Agar tanaman dapat tumbuh dengan daun yang rindang, buah yang manis tentu memerlukan perawatan yang ekstra, apalagi anak Bunda. Tumbuh dengan sendirinya saja sesuai dengan pergaulan lingkungan tidak akan cukup. Disinilah peran Bunda untuk memberikan “pupuk dan perawatan” terbaik bagi anaknya. Mohon maaf apabila terdapat kesalah baik dari segi penulisan ataupun isi artikel.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi terupdate. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social Faceboo, Twitter atau Instagram. Lebih banyak yang tau lebih menarik bukan?

(Visited 238 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *