Menu Tutup

Seputar Idul Adha | Idul Adha | Haji dan Qurban

Seputar idul adha

Idul Adha adalah salah satu hari raya umat islam selain Idul Fitri. Idul Adha jatuh pada tangga 10 Dzulhijah tahun Hijriah. Hari Raya Idul Fitri dilaksanakan setelah umat islam berpuasa selam satu bulan. Sedangakn ketika Idul Adha umat muslim tidak diwajibkan untuk berpuasa, hanya saja disunahkan (boleh dilaksanakan ataupun tidak) berpuasa selama 9 hari dari tangga 1- 9 Dzulhijah. Banyak sekali hal-hal menarik seputar Idul Adha yang akan dijelaskan dalam artikel ini.

Hari Raya Idul Adha identik dengan dua hal yaitu pelaksanaan ibadah haji di Mekah dan penyembelihan hewan qurban. Selain itu, ketika 10 hari pertama bulah dzulhijh dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, sebab allah lebih mencintai orang-orang yang beramal soleh pada 10 hari pertama bulan dzulhija. Sebagai mana hadist nabi mengatakan :

“Tidak ada hari yang amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 awal Dzulhijjah).” Para sahabat bertanya: “Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah ?” Beliau bersabda, “Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid).” (HR. Al Bukhari)

Banyak sekali amalan-amalan yang dapat dilakukan di bulan dzluhijah agar senantiasa dicintai oleh allah. Oleh sebab itu, Idul Adha menjadi Hari Raya yang tak kalah pentingnya bagi umat Islam. Selain pelaksanaan ibadah haji dan qurban, banyak juga amalan-amalan lain yang dapat dilakukan selama bulan Dzluhijah. Pada bulan Dzluhijjah pula umat musli diharamkan untuk berpuasa, yaitu pada tanggan 10, 11, 12 dan 13 bulan Dzulhijah. Beirkut ini pembahasan seputar Idul Adha terkait amalan atau hal-hal lain yang sering dilakukan untuk memperingati Hari Raya Idul Adha

Seputar Idul Adha: Ibadah Haji di Mekah

Seputar Idul Adha
Ibadah haji via kosultasisyariah.com

Ibadah haji dilakukan di Kota Mekah Arab Saudi. Ketika waktu Ibadah Haji tiba, selurumat muslim dari berbagai negara yang hendak melakukan Ibadah Haji berbondong-bondong datang ke Kota Mekah. Selain untuk beribadah, banyak pula orang-orang yang berasal tidak jauh dari Kota Mekah datang untuk berdagang. Hal ini sudah menjadi kebiasaan yang terjadi dari jaman dahulu. Banyaknya umat muslim yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk beribadah menjadi kesempatan pemukim untuk menjajalkan dagangannya. Hal ini menandakan momomen Ibadah Haji membawa keberkahan bagi banyak orang sebab bertambah nilia kebaikan didalamnya.

Seputar Idul Adha: Makna Haji

Haji secara bahasa berasal dari kata Al-Qosdu artinya menuju, berangkat. Mengapa tidak menggunakan kata Al-Hajju sehingga menjadi Haji yang kita kenal sekarang? Dalam Bahasa Arab ada kata-kata yang berbeda tetapi memiliki makna yang sama seperti Al-Qosdu dan Al-Hajju. Perbedaan keduanya terletak pada esensi makna yang berbeda. Dinamakan Haji esensinya menujuju pada tempat atau keadaan yang sangat dibutuhkan.

Setiap manusia yang hidup membutuhkan kasih sayang Allah agar senantiasa mendapatkan kebaikan baik di dunia dan akhirat. Oleh sebab itu, umat muslim yang telah selesai menjalanakan ibadah haji memiliki harapan tidak lain adalah untuk mendapatkan kebaikan baik di dunia maupun di akhirat. Sebab seluruh kegiatan yang dilakukan ketika ibadah haji dari mulai berniat hingga selesai memiliki makna untuk mendapatkan kesuksesan di dunia dan akhirat.

Seputar Idul Adha: Ka’bah di Masjidil Haram

Seputar idul adha
Letak hijir ismail dan maqam Ibrahim via travel.dream.co.id

Ibadah Haji dilakukan di Kota Mekah tepatnya di Masjidil Haram. Didalam mesjidil Haram terdapat Ka’bah. Setiap umat muslim diperintahkan untuk menjalankan solat menghadap Ka’bah. Selain itu, bagi muslim yang melaksanakan Ibadah Haji ataupun Ibadah Umrah diwajibkan untuk menjalankan Tawah atau mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 putaran.

Bangunan Ka’bah sudah ada sejak jaman Nabi Adam AS, tetapi pada jaman Nabi Nuh AS Ka’bah runtuh disebabkan oleh banjir yang sangat hebat hingga tersisa pondasinya saja. Kemudian ketika jaman Nabi Ibrahin AS, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk membangun kembali Ka’bah. Hingga saat ini Ka’bah kokoh berdiri menjadi arah Qiblat beribada umat muslim di seluruh dunia.

Disamping Kabah terdapat maqom Ibrahim. Maqam Ibrahim ini adalah pijakan pertama nabi Ibrahim untuk membangun Kabah. Ketika beliau akan mulai membangun meninggikan Kabah disudut yang lain datang anaknya Ismail ingin membantu Ayahnya Nabi Ibrahim dengan membawa batu. Batu dalam bahasa Arab artinya Hajar, jika disusun kemudian menjadi susunan tertentu menjadi Hijr. Hingga saat ini, bangunan yang memebentu setengah lingkaran disamping Kabah disebut Hijr Ismail

Seputar Idul Adha: Inti Ibadah Haji

Inti Ibadah Haji adalah wukuf di Padang ‘Arafah. Disebut Padang ‘Arafah bermula ketika Adam dan Hawa diturunkan oleh Allah ke Bumi dari Surga sebab telah melanggar perintah Allah. Dinamakan ‘Arafah sebab saat Adam dan Hawa bertemu mereka kedunya saling menyadari dan mengetahui dahulu mereka saling mengenal ketika di Surga. Saat itu Adam berkomitmen untuk memperbaiki diri agar tidak terjerumus kembali pada perbuatan yang sama. Sebab ketika melanggar perintah Allah, Allah akan mencabut nikmat yang telah diberikan seperti Adam dan Hawa diturunkan dari Surga.

Inilah makna wukuf di Padang ‘Arafah yang dilaksanakan ketika Ibadah Haji. Wukuf memiliki hikmah agar seluruh jema’ah yang sedang berkumpul di Padang ‘Arafah menyesali kesalahan yeng telah dilakukan kemudian berkomitmen untuk tidak melakukannya kembali.

Seputar Idul Adha: Ibadah Qurban

Seputar idul adha
Ibadah Qurban via rumayasho.com

Secara bahasa, kata Qurban berasal dari kata Qaruba yang artinya dekat maka Qurban artinya bertambah kedekatannya. Maka Qurban asal katanya bukan menyembelih, Qurban itu amalan yang dilakukan untuk menambah kedekatan dengan Allah SWT. Esensinya, setiap manusia yang hidup pasti memiliki masalah, untuk menyelesaikan masalah tersebut Allah memberikan perintah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah.

Cara agar lebih mendekatkan diri kepada Allah, kerjakanlah amalan-amalan yang lebih dari orang lain seperti kesungguhan hambanya untuk berqurban. Allah tidak membuthkan makanan ataupun minuman, pun demikian Allah tidak membutuhkan hewan Qurban untuk dijadikan makanan. Tetapi Allah melihat kesungguhan hamba Nya untuk menjalankan Ibadah Qurban dengan ikhlas dan taqwa. Dengan keikhlasan dan ketaqwaan menjalan ibadah Qurban inilah yang akan lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Maka esensi yang dimaksud dengan Qurban diantaranya :

  • Dalam rangka ibadah untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT
  • Qurban dapat bermanfaat untuk mengikis kesulitan-kesulitan yang dirasakan dalam menjalani kehidupan

Penutup

Sekian pembahasan mengenai seputar Idul Adha yang membahas mengenai Ibadah Haji dan Ibadah Qurban. Setiap perintah Allah bagi umatnya pasti terdapat hikmah didalamnya. Maka ketahuilah setiap hikmah dari selruruh rangkaian ibadah Anda, sebab dengan itu akan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi Anda. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik dari segi isi ataupun penulisan.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang memberikan berbagai informasi terkini. Jangan lupa juga untuk share artikel ini, lebih banyak orang yang tahu lebih baik bukan. 🙂

(Visited 349 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *