Menu Tutup

Tahapan Tes COVID-19 | Tes Corona Virus

Sejak munculnya wabah penyakit yang disebabkan oleh virus corona di Wuhan China, beberapa negara merasa resah, begitupun Indonesia. Bagaimana tidak, meskipan tingkat kematian (mortalitas) yang diakibatkan COVID-19 terbilang rendah (dibawah 10%) tetapi virus ini dapat menyebar dengan cepat. Dalam beberapa minggu saja, virus corona yang berasal dari Wuhan China sudah menyebar ke berbagai negara hingga ke beberapa negara di Benua Eropa. Beberapa negara melakukan pencegahan agar virus corona tidak menyebar dengan cepat, salah satunya dengan melakukan Tes COVID-19. Berikut ini tahapan tes COVID-19 yang dilakukan di Indonesia.

Virus corona telah menyebar di Indonesia, penyebarannya pun sangat cepat sekali. Kasus corona pertamakali di Indonesia menyerang 2 orang warga di Depok Jawa Barat, selang beberapa hari virus corona menyerang lebih dari 100 orang di berbagai daerah yang berbeda. Pemerintahpun mengambil kebijakan untuk melakukan sosial distance kepada masyarakat Indonesia. Pemerintah juga meliburkan sekolah disemua tingkatan, pegawai pemerintahan dan menyarankan perngusaha swasta untuk meliburkan karyawannya. Mereka disarankan untuk belajar di rumah, melakukan pekerjaan dirumah agar dapat menghentikan penyebaran virus corona.

Untuk melakukan tes covid-19 perlu dilakukan serangkaian tes atau uji kesehatan di rumah sakit atau labolatorium khusus. Perlu diketahui, tidak semua rumah sakit di Indonesia dapat melakukan tes tersebut covid-19. Maka sebaiknya ayo kita saling mengingatkan kepada saudara, sahabat dan orang-orang tersayang lainnya untuk tetap berada dirumah agar bisa memutus persebaran virus corona. Bisa dibayakangkan, jika pasien yang terjangkit virus corona bertambah banyak tidak sebanding dengan ketersediaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang memadai, apa yang akan terjadi nantinya.

Tahapan tes corona ini diambil dari pengalaman seorang wartawan yang bertugas di Instana Kepresidena. Ia melakukan serangkaian tes untuk mendeteksi covid-19 karena sebelumnya telah berinteraksi dengan orang yang terjangkit covid-19. Akibat interaksinya ini, Ia dikategorikan sebagai ODP (Orang dalam Pengawasan) sehingga diharuskan untuk melakukan serangkaian tes.

Screening

tahapan tes covid-19
Menyaring pasien sesuai kriteria dengan melakukan screening

Pada tahap pertama, pasien yang hendak melakukan tes covid-19 diminta untuk mengisi formulir. Formulis ini berisi tentang keluhan dan gejala yang dialmi, riwayat telah peregian ke luar negri selama 14 hari terakhir, beinteraksi dengan pasien yang positif corona dan lainnya.

Setelah menyerahkan formulir yang telah diisi, perugas medis bertanya soal keluhan yang dialami seperti batuk, pilek dan demam. Jika pasien tidak mengalamai keluhan apapun, tidak bepergian keluar negeri selama 14 hari terakhir dan tidak melakukan kontak langsung dengan pasien positif corona maka dinyatakan sehat dan diperbolehkan untuk pulang. Meskipun dinyatakan sehat, Anda harus tetap waspada, sebab dinyatakan sehar bukan berarti bebas dari virus corona.

Jika pasien mengalami gejala seperti batuk, pilek dan demam tetapi tidak ada riwatat bepergian keluar negeri selama 14 hari terakhir dan tidak melakukan kontak dengan orang yang positif corona, maka pasien diarahkan untuk berobat ke dokter umum. Tetapi jika pasien memiliki gejala, memiliki riwayat bepergian dan melakukan kontak fisik dengan orang yang terjangkit corona, mereka diarahkan untuk melakukan tes selanjutnya yaitu tes MCU (Medical Check Up).

Medical Check Up (MCU)

Melakukan Medical Check Up jika lolos screnning

Dalam tahapan tes COVID-19 ini selanjutnya Tes MCU. Tes Medical Check Up (MCU) ini merupakan tes fisik dengan mengukur tinggi badan, berat badan, tes darah, tensi darah dan yang paling penting rontgen paru-paru. Perlu ditekankan kembali, tes MCU bukan untuk melihat apakah pasien terjangkit corona atau tidak. Tes MCU dilakukan untuk melihat gejala klinis yang terjadi pada paru-paru. Jika terjadi gejala klinis pada paru-paru, maka pasien dirujun untuk melakukan tes corona.

Di Indonesia saat ini tidah semua orang dapat melakukan tes covid-19 atas permintaan sendiri. Hal ini dikarenakan peralatan kesehatan yang belum memadai. Kabar terbaru saat ini, atas desakan dari permintaan masyarakat, pemerhintah akan melakukan tes covid-19 secara masal.

Hasil MCU dapat dikatuhi 1 hasi setelah dilakukan tes. Anda akan mendapatkan amplop besar berwarna kuning yang berisi data kesehatan. Jika tidak ada gejala klinis pada paru-paru, Anda akan diberikan surat keterangan sehat. Perlu digaris bawahi, surat keterangan sehat ini bukan surat terbebas dari corona.

Jika ternjadi keluhan setelah dilakukan rontgen pada paru-paru, selanjutnya dirujuk untuk melakukan tes covid-19

Tes Covid-19

Menganalisa sampel

Tes covid-19 dilakukan dengan pengambilan sampel dahak dan darah. Dahak ini merupakan sejenis lendir yang berasal dari paru-paru. Dahak bisa diambil sampelnya dari batuk atau dari hidung menggunakan tes usapan. Tahapan tes usapan ini diantaranya:

  • Pihak labolatorium akan menggunakan kapas khusus untuk mengambil sampel dari bagian dalam tenggorokan atau hidung pasien
  • Selanjutnya petugas lab akan menyuntikkan larutan saline dan mengeluarkan sampel dengan lembut
  • Bronkoskop yang merupakan tabung tipis terang akan dimaksukkan kedalam paru-paru untuk mengambil sampel.

Selanjutnya tes darah. Tes darah dilakukan dengan mengambil sampel darah dari tubuh PDP (Pasien dalam Pengawasan). Untuk melihat pasien positifi corona atau tidak adalah dengan melakukan teknik polimerase (PCR), yakni dengan memperbanyak DNA pada sampel darah agar lebih mudah dianalisis. Melalui tes PCR ini pasien akan mengetahui positid virus corona atau tidak. Semua tes ini dapat dilakukan dalam waktu 1 hari, tetapi kekurangan dan logistik bisa menjadi penyebab hasil tes dapat diketahui dalam beberapa hari.

Penutup

Sekian artikel mengenai tahapan tes COVID-19. Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga kita semua dilindungi dari wabah pendemik yang berbahaya ini. Mari semuanya saling menjaga dengan saling mengingatkan untuk melakukan social distance, menjauh dari kerumunan, menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain dan sering mencuci tangan menggunakan sabun. Diperkirakan covid-19 ini akan menyerang setengah dari seluruh penduduk bumi. Tetaplah berada di rumah dan stay save.

tahapan tes COVID-19
Virus Corona

Virus Corona menyerah organ pernapasan yang masuk melalui hidung, mulut atau mata. Penularannya sangat cepat seekali 203,5 ribu kasus dalam waktu kurang lebih 2,5 bulan dengan tingkat kematian 4%. Virus corona dapat hilang menggunakan sabun atau alkohol > 60 %. Virus corona juga tidak bisa menyebar melalui udara dan bisa dihindari dengan melakukan social distancing. Virus corona dikategorikan sebagai pandemi atau penyakit tingkat dunia.

Vaksin untuk Corona hingga saat ini masih belum ada di masyarakat. Tetapi faktanya, beberaoa pasien di Indonesia dinyatakan sembu. Penderita COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang berjumlah 80% dari total kasus dapat sembuh dengan sistem imut yang ada didalam dirinya. Virus didalam tubuh akan menyerah dengan sistem imun yang kuat. Maka, jagala pola makan dan makannlah dengan gizi simbang. Jaga kesehatan dengan rajin berolah raga dan jangan begadang.

Artike tahapan tes COVID-19 ini dapat menjadi salah satu rerferensi Anda ketika hendak melakukan cek kesahatan terjangkit virus corona atau tidak.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel Fakta lainnya yang lebih menarik dan tentunya memberikan berbagai informasi. Jangan lupa juga untuk share artikel ini melalui media social intagram, twitter, faceboo dan whatsapp. Lebih banyak yang tahu lebih menarik bukan 🙂

(Visited 124 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *