Menu Tutup

Tips Anti Gagal Membuat Kue Kering

Tips membuat kue kering || Mengenal bahan-bahan kue kering

Daftar Isi

Sukses Membuat Kue Kering

Bagi para pemula, membuat kue kering merupakan momok yang menakutkan. Sering terdengat celotehan para ibu yang mencoba membuat kue kering dan gagal. Seperti kur tidak renyah, bantat, kue kering melebar, warnanya kurang menarik bahkan hasil kue gosong. Maka dari itu anda perlu membaca artikel tips anti gagal membuat kue kering

Dengan mempelajari karakter bahan dasar, teknik pembuatan yang benar, pemilihan resep yang akurat, mengikuti petunjuk pembuatan resep, dan seringnya berlatih maka isting memasak semakin peka dan hasil kue pasti maksimal. Agar terhindar dari kegagalan, mari kenal fungsi dan kegunaan bahan dasar kue kering.

Tips membuat kue kering || Mengenal bahan-bahan kue kering
Mengenal bahan-bahan kue kering

Tepung Terigu

Tepung terigu protein rendah

Tepung terigu adalah tepung yang terbuat dari biji gandum yang dihaluskan. Dipasaran dijual beberapa jenis tepung terigu, jenis pertama adalah tepung terigu protein rendah (soft wheat), tepung ini mengandung protein gluten antara 8-9%. Tepung terigu rendah protein memiliki kandungan rendah protein yang cocok digunakan untuk membuat adonan kue kering

Tepung terigu protein sedang

Jenis tepung terigu yang kedua adalah tepung terigu protein sedang (medium wheat) kandungan protein gluten tepung medium wheat adalah sekitar 10-11%. Tepung jenis ini masih bisa digunakan untuk membuat kue kering, namun lebih cocok digunakan untuk membuat kue yang memerlukan tingkat pengembangan sendang seperti donat, bapel, bakpau, cake, atau muffin.

Tepung terigu protein tinggi

Jenis yang ketiga adalah tepung terigu protein tinggi (hard wheat). Kandungan proteinnya antara 11-13%. Tepung jenis ini cocok untuk membuat adonan yang memerlukan pengembangan tinggi. Seperti saat membuat adonan roti, pasta atau mie. Kandungan protein gluten yang tinggi akan membuat adonan elastis, kenyal dan berserat halus sehingga cocok untuk membuat roti. Jangan sampai salah menggunakan tepung terigu jenis ini untuk membuat kue kering karena tekstur kue akan liat dan tidak renyah

Tepung terigu serba guna

Dilihat dari campurannya, di pasaran juga dijual tepung terigu serbaguna (self raising flour). Ini adalah tepung terigu yang telah ditambahkan bahan pengembang dan garam. Jenis tepung ini cocok untuk membuat muffin, waffel, cake dan kue kering.

Tepung terigu enriched flour

Ada juga tepung terigu enriched flour yang sudah disubstitusi dengan berbagai mineral dan vitamin sehingga dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan terigu biasa.

Tepung terigu whole meal flour

Jenis yang terakhir adalah whole meal flour atau tepung gandum utuh, terbuat dari biji gandum utuh termasuk dedaknya sehingga warnanya lebih gelap. Jenis tepung ini cocok untuk membuat jenis kue yang sehat karenan kaya vitamin dan sereal.

Tepung Sagu

Tepung sagu adalah tepung yang terbuat dari pati pohon sagu atau pohon aren. Dengan proses tertentu, hati pohon sagu akan ditumbuk, dicampur dengan air, dan diendapkan. Hasil endapan dikeringkan dan digiling halus dan terciptalah tepung sagu. Tepung jenis ini cocok untuk membuat kue kering seperti kue bangkit, kue bagea, atau semprit sagu. Sifat tepung ini akan membentuk tekstul gel yang lengket menyerupai lem ketika bertemu dengan air dan dipanaskan. Karenanya untuk membuat kue kering sel patinnya harus dimatikan dulu dengan cara disangrai agar menghasilkan kue kering yang renyah dan harum.

Tepung Tapioka

Sering disebut dengan tepung kanji. Terbuat dari pati singkong. Sifat tepung ini mirip dengan tepung sagu. Akan berubah tekstur menjadi lengket menyerupai lem ketika bertemu air dan dipanaskan. Karenanya tepung ini juga perlu disangrai terlebih dahulu jika akan digunakan untuk membuat kue kering agar sel patinnya mati dan menghasilkan tekstur kue kering yang renyah.

Tepung Angkrik

Tepung angkrik atau arrowroot adalah tepung yang terbuat dari pati tanaman umbi angkrik. Sifat tepung ini licin dan berlendir, hampir mirip dengan sifat tepung sagu dan tepung tapioka. Jika akan digunakan untuk membuat kue kering, tepung angkrik juga perlu disangrai terlebih dahulu agar menghasilkan kue yang renyah.

Tepung Maizena

Tepung maizena adalah pati jagung. Tepung ini memberikan tekstur yang renyah pada kue kering. Sifat tepung ini tidak lengket sehingga bisa langsung ditambahkan ke dalam adonan kue tanpa harus disangrai terlebih dahulu. Gunakan sekitar 50 – 100 gr untuk setiap penggunaan 500 gr tepung terigu.

Tepung Beras dan Tepung Ketan

Beberapa jenis kue kering terutama jenis kue kering tradisional banyak mengguanakn tepung beras dan tepung ketan. Dua jenis tepung ini sama-sama menghasilkan tekstur kue kering yang renyah namun memiliki karakteristik yang berbeda.Tepung ketan memiliki sifat yang lebih pulen dan lengket dibandingkan tepung beras biasa. Piling tepung beras yang baru ditandai dengan aroma yang segar, tidak apek, tidak bergumpal dan warnanya putih bersih.

Mentega dan Margarin

Mentega adalah lemak hewani atau sering disebut dengan lemak susu. Jenis lemak ini akan menghasilkan kue kering dengan rasa dan aroma yang harum. Rasa susu sangat kuat jika menggunakan mentega sebagai bahan kue kering. Meskipun menghasilkan kue yang lezat, harga mentega lebih mahal dibandingkan margarin.

Untuk menghasilkan kue kering yang lebih ekonomis, bisa campur mentega dan margarin sebagai bahan baku kue kering. Penggunaan lemak mentega dan margarin dalam kue kering adalah kisaran 65 – 75 % dari jumlah tepung. Kekurangan lemak akan membuat kue teksturnya kasar dan aromanya kurang wangi. Sedangkan kelebihan lemak akan membuat kue kering melebar saat dipanggang.

Gula

Gula untuk membuat kue kering biasnya menggunakan jenis gula tepung atau gula halus, gula pasir, gula palm, dan gula merah. Di dalam adonan, gula berfungsi memberikan rasa manis dan berperan dalam menentukan warna, tekstur dan struktur rekahan kue.

Gula halus akan menghasilkan kue bertekstur lebih renyah dan struktur adonan yang lebih kecil pori-porinya dibandingkan dengan gula pasir. Jika susah mendapatkan gula halus, bisa disiasati dengan mengocok gula pasir dengan mentega atau margarin dan telur terlebih dahulu agar gula pasir larut dan lembut.

Telur

Kue kering biasanya menambakan telur, baik kuningnya maupun putihnya. Lazimnya jenis telur yang digunakan adalah telur ayam ras. Putih telur memiliki sifat mengikat adonan sehingga adonan kue kering akan lebih liat. Karenanya jarang kue kering yang menggunakan putih telur, kecuali jenis kue tertentu seperti kue schuimpjes atau macaron.

Kuning telur akan membuat kue kering lebih renyah dan memberikan warna kuning yang bagus pada adonan. Gunakan telur yang baru, biasanya ditandai dengan kuning telur yang bulat utuh dan tekstur putih telur masih kental.

Susu Bubuk

Susu bubuk berfungsi meningkatkan rasa dan aroma kue kering menjadi lebih harum dan sedap. Penambahan susu juga akan membuat tekstur kue lebih renyah dan kue lebih bergizi. Gunakan 40 gr setiap 500 gr penggunaan tepung terigu.

Garam

Garam yang digunakan untuk membuat kue kering adalah garam dapur (NaCl). Gunakan garam halus agar mudah tercampur dengan bahan-bahan lain. Sebenarnya kue kering sudah cukup asin jika kue kering dibuat dengan bahan margarin atau mentega yang salted atau bergaram. Dalam adonan kue kering, garam berfungsi meningkatkan cita rasa gurih dan meningkatkan warna kue menjadi lebih menarik (kuning kecokelatan).

Soda Kue (Baking Soda) dan Baking Powder

Beberapa jenis kue kering memerlukan tambahan bahan pengembang seperti baking soda atau baking powder. Baking soda adalah nama lain dari sodium bikarbonat. Bakan ini akan mengeluarkan gas karbondioksida ketika bertemu cairan asam dan dipanaskan. Manfaatnya membantu mengembangkan struktur kue dan membuat kue lebih kering.

Baking powder juga memiliki fungsi yang sama, yaitu membantu mengembangkan adonan. Komposisi baking powder lebih komplek, yaitu campuran antara sodiun bikabonat, sodium almunium fosfat, dan monokalsium fosfat. Baking powder juga dicampur bahan pemersatu biasanya berupa pati. Baking powder lebih cocok digunakan untuk pengembang cake atau bolu dibanding untuk membuat kue kering, kecuali kue kering yang memerluka struktru kue yang empuk dan berongga-rongga.

Bahan Isi

Bahan isi kue kering banyak sekali ragamnya. Diantaranya kacang-kacangan, meises, cokelat, keju, atau potongan buah kering seperti sukade, kismis dan manisan ceri. Olahan buah seperti selai, jam, dan marmalade juga sering ditambahkan sebagai bahan isi kue kering. Bahan isi ini disesuaikan dengan jenis kue yang akan dibua. Pilih bahan isi berkualitas baik agar hasil kue kering maksimal.

Tips Anti Gagal Membuat Kue Kering

Banyak faktor penyebab kegagalan kue kering, seperti salah memilih bahan, tidak tepat dalam menimbang bahan, metode pembuatan yang salah, atau suhu oven. Berikut tips anti gagal membuat kue kering:

Gunakan tepung terigu protein rendah

Gunakan tepung terigu rendah protein (soft wheat). Sifat gluten di dalam kue kering adalah mengikat adonan, semakin banyak gluten maka semakin liat adonan yang dihasilkan. Sifat tepung terigu rendah protein akan menghasilkan kue kering yang renyah

Perhatikan tingkat kelembapan tepung

Tingkat kelembapan dan kandungan air didalam tepung juga akn mempengaruhi kerenyahan kue, Jemur dan ayak tepung sebelum digunakan untuk membuat kue kering agar kue lebih renyah

Campur dan ayak bahan kering

Campur dan ayak bahan kering seperti tepung, susu, coklat bubuk, baking powder, dan gula halus agar kotoran tersaring dan adonan tercampur dengan sempurna

Jangan mengganti ukuran resep

Jangan pernah menganti ukuran resep kecuali anda tahu persi fungsi bahan didalam adonan. Jika tidak, risiko kue akan gagal.

Sebaiknya gunakan gula kastrol

Jenis gula untuk membuat kue kering sebaiknya menggunakan gula kastrol atau gula halus. Jenis gula ini lebih mudah tercampur dengan bahan-bahan lain. Penggunaan gula pasir akan menghasilkan kue berpori-pori kasar dan keras. Gunakan gula sesuai ukuran resep, karena kelebihan gula kaan mengakibatkan kue cepat menjadi gosong. Sebaliknya, jika jumlah gula terlalu sedikit maka warna kue akan lebih pucat, lebih lama matang, dan aroma kue kurang harum

Gunakan loyang berwarna terang

Gunakan loyang berwarna terang yang dapat memantulkan panas sehingga menghasilkan panas yang sesuai untuk memanggang kue kering. Loyang berwarna gelap seperti berwarna hitam akan menyerap panas, akibatnya kue akan cepat gosong namun masih mentah dibagian tengahnya

Gunakan loyang berdinding pendek

Gunakan loyang kue kering berdinding pendek 1/2 – 2 cm. Loyang berdinding tinggi akan menghalangi pancaran panas. Akibatnya kue tidak matang merata

Olesan margarin jangan terlalu tebal

Oleskan margarin pada loyang sebaiknya jangan terlalu tebal. Olesan terlalu tebal akan menyebabkan kue kering merlebar dan berkerak tebal pada bagian bawahnya

Jangan mengocok margarine/ mentega dan telur terlalu lama

Jangan mengocok margarine/ mentega dan telur terlalu lama. Cukup 1-2 menit dengan mikser berkecepatan sedang. Pengocokan terlalu lama akan menyebabkan kue kering bertekstur terlalu empuk, melebar saat dipanggang dan kurang renyah

Jangan diuleni dengan tangan terlalu lama

Adonan kue kering sebaiknya jangan diuleni dengan tangan terlalu lama. Panas dari tangan akan menyebabkan lemak mencair dan hasil kue menjadi kurang renyah

Panaskan oven sebelum digunakan

Panaskan oven selam 10-15 menit sebelum digunakan untuk memanggang adonan. Memasukkan adonan dalam open dingin akan menyebabkan hasil kue tidak matang meratan dan bentuknya menjadi melebar

Putar sesekali posisi loyang

Jika anda menggunakan oven tidak berputar secara otomatis, putar sesekali posisi loyang agar kue kering matang merata. Suhu pemanggangan ideal kue kering adalah 140-160 C

Hindari menekan-nekan adonan

Hindari menekan-nekan adonan dan terlalu sering menggilas adonan, karena bisa menyebabkan tekstur kue kering menjadi keras

Beri jarak kue kering pada loyang

Beri jarak saat meletakkan kue kering diatas loyang. Jarak yang telalu dekat bisa menyebabkan hasil kue kering menempel ketika dipanggang

Campur dan ayak bahan kering

Agar bahan tercampur dengan baik, campur dan ayak terlebih dahulu bahan-bahan kering untuk membuat kue kering, seperti tepung, coklat bubuk, susu bubuk, baking soda, dan gula halus

Menutup adonan ketika digunakan

Selalu menutup adonan ketika digunakan. Tujuannya agar adonan tetap lembap dan permukaannya tidak kering. Taburi sedikit tepung terigu di meja kerja dan pada permukaan adonan agar adonan kue kering tidak lengket saat digiling dan dicetak

Giling adonan diatas plastik

Giling adonan diatas plastik yang telah ditaburi sedikit tepung terigu. Dengan cara ini, adonan akan mudah dicetak dan diletakkan diatas loyang

Mencetak kue jangan terlalu tebal atau besar

Membantuk dan mencetak kue kering sebaiknya jangan terlalu tebal atau besar. Kue yang terlalu tebal akan menyebabkan bagian dalam kue sering kali masih mentah

Amati Penyebab Kegagalan

Kue kering gosong

Penyebabnya terlalu banyak gula atau suhu oven terlalu tinggi

Kue kering mentah dibagian dalam

Penyebabnya suhu oven terlalu panas

Kue kering merekah dan isi keluar

Penyebabnya isi terlalu banyaka atau pada saat pembentukan isi tidah tertutup rapat oleh adonan

Lapisan gula halus atau cokelat lembab dan meleleh

Penyebabnya kue masih panas saat ditaburi gula halus atau dicelupkan kedalam cokelat tim

Bagian bawah kue keras

Penyebabnya terlalu banyak mengolesi margarine pada loyang, jarak loyang terlalu dekat dengan perapian bawah, atau perapian bagian bawah terlalu besar

Permukaan kue kusam atau tidak mengilat

Penyebabnya olesan kuning telur kurang tebal atau perapian bagian atas kurang panas

Kue kering pucat

Penyebabnya adonan kurang gula atau suhu oven terlalu rendah

Kue kering terlalu rapuh

Penyebabnya adonan terlalu banyak tepung, kurang mentega/ margarin dan kuning telur

Kue kering terlalu keras

Penyebabnya suhu oven terlalu rendah, terlalu banyak campuran putih telur, terlalu banyak gula, atau salah pilih tepung (menggunakan tepung terigu protein tinggi)

Kue kering terlalu melebar

Penyebabnya terlalu banyak telur, terlalu banyak gula, atau pengocokan margarin dan gula terlalu lama

Kue kering terlalu empuk dan lemas

Penyebabnya terlalu banyak menggunakan baking powder, kue belum matang, atau pengocokan telur dan mentega terlalu lama.

Hal Penting dalam Membuat Kue Kering

Tips anti gagal membuat kue kering adalah dengan mengenali hal-hal apa saja yang penting dalam membuat kue kering

Kenali sifat oven yang dipakai

Setiap jenis oven memiliki sifat rambatan panan yang berbeda. Begitu juga dengan penanganannya. Misalnya oven listrik dan oven alumunium tidak sama dengan oven gas. Bila kita sering menggunakan over tersebut, memanggang kue kering tidak menjadi masalah. Namun bila oven tersebut baru kita gunakan, kenali oven tersebut dengan memanggang adonan sedikit terlebih dahulu

Baca dengan cermat resep kue kering yang akan dibuat

Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu sebelum memulai membuat kue kering. Siapkan bahan kering terlebih dahulu. Bahan seperti mentega (lemak) dan telur harus selalu dalam suhu ruang.

Gunakan alat pengukur yang tepat

Alat ukur yang tepat

Bahan kering bisa ditimbang dengan timbangan kue atau timbangan digital untuk hasil yang lebih akurat. Sedangkan untuk cairan, gunakan cangkir/ gelas ukur dengan sauna ukur mil (mili liter)

Panaskan oven ketika kita mulai membuat adonan

Adonan kue harus segera dimasukkan kedalam oven setelah dicetak, dan oven sudah mencapai suhu yang dianjurkan pada resep. Bila oven memiliki rak bersusun, letakkan pada rak tengah. Setelah kue kering setengah matang, putar posisi loyang kue kering supaya matangnya rata.

Kocok lemak, gula dan telur sebentar saja

Kocok lemak, gula dan telur sebentar saja cukup sampai gula larut (adonan tidak sampai mengembang). Adonan yang mengembang akan menghasilkan kue kering yang melebar saat dipanggang, hingga bentuknya tidak menarik lagi.

Gilas adonan di antara dua lembar plastik

Gilas adonan diantara dua lembar plastik supaya tidak melekat pada alat penggilas. Bila adonan masih melekat, bungkus dengna plasik lalu simpan beberapa saat dalam kulkas. Setelah itu baru coba gilas kembali.

Tips membuat kue kering || Penggunaan plastik ketika diratakan
Penggunaan plastik ketika diratakan

Olesi loyang dengan sedikit margarin cair

Untuk menghemat pemakaian lemak untuk olesan loyang, olesi loyang dengan sedikit margarin cair, kemudian lapisi dengan kertas roti.

Tips membuat kue kering || lapisan kertas roti
Lapisan kertas roti

Hindari membuka pintu oven sebelum matang

Hindari membuka pintu oven minimal sebelum kue 2/3 matang, supaya tidak mengganggu proses pematangannya. Uji kematangan kue beberapa saat sebelum waktu pemanggangan yang disarankan selesai dengan cara menusuk kuenya dengan tusuk gigi yang tipis.

Diamkan loyang beberapa saat

Tips membuat kue kering || Diamkan loyang
Diamkan loyang

Diamkan loyang beberapa saat diatas loyang sebelum dipindahkan ke atas rak untuk diangin-anginkan sampai dingin. Simpan kue kering dalam toples setelah kue benar-benar dingin.

Letakkan di atas tisue untuk kue yang digoreng

Kue kering yang dimatangkan dengan cara digoreng, harus selalu diletakkan diatas tisue dapur untuk menyerap kelebihan minyak sebelum disimpan dalam stoples.

Tipe Kue Kering Berdasarkan Cara Membuatnya

Tips anti gagal membuat kue kering yang tak kalah penting adalah dengan mengetahui tipe kue kering berdasarkan cara membuatnya

Drop Cookies

Drop cookies

Drop cookies, yaitu kue kering yang adonannya cukup lembek sehingga tidak bisa dicetak. Adonan harus disendokkan ke atas loyang dengan hati-hati, baru kemudian dipanggang

Kue Kering Potong

Kue kering potong

Kue kering potong, yaitu kue kering yang adonannya harus digulung padat lalau disimpan dalam kulkas terlebih dahulu sebelum diiris -iris baru dipanggang.

Kue Kering Cetak

Kue kering cetak

Kue kering cetak, yaitu kue kering yang adonannya digilas lalu dicetak dengan cookie cutter sebelum dipanggang.

Kue Kering yang Dibentuk dengan Tangan

Kue kering yang dibentuk dengan tangan yaitu, kue kering yang adonannya dibentuk tanpa menggunakan alat.

Tips Memilih Alat untuk Membuat Kue Kering

Cetakan Aluminium & Stinless Steel Tekan (cookies cutter)

Tips membuat kue kering || Cetakan aluminium tekan
Cetakan aluminium tekan

Cetakan kukis ini tersedia dalam aneka bentuk di pasaran. Pilih yang berbahan tebal dengan kelengkungan bentuk yang mulus, agar bentuk kukis nantinya lebih maksimal. Untuk pembuatan kukis dalam jumlah yang besar, sebaiknya gunakan cetakan kukis yang digabung jadi satu, sehingga sekali tekan saja hasilnya lebih banyak

Cetakan Fancy Cookies

Tips membuat kue kering || Cetakan fancy cookies
Cetakan fancy cookies

Cetakan fancy cookies dapat ditemui dengan bantuk-bentuk yang unik, beragam ukuran. Ukuran terbesar dari cetakan kukis ini, biasanya diperuntukkan dalam pembuatan fancy cookies berhias icing sugar

Cetakan Lidah Kucing/ Katetong

Tips membuat kue kering || Cetakan lidah kucing/ katetong
Cetakan lidah kucing/ katetong

Kue kering dari putih telur ini memiliki ciri khas yang unik, tipis dan renyah. Agar tampilan kue kering lidah kucing ini sepadan, silahkan pilih cetakan lidah kucing beragam bentuk

Cetakan Cookies Tekan/ Dorong Plastik

Tips membuat kue kering || Cetakan kukis tekan
Cetakan kukis tekan

Cekatakan kukis ini biasanya akan menampilkan garis-garis motif di permukaan kue kering. Sehingga pas dimanfaatkan untuk pembuatan kue kering yang menonjolkan motif tanpa olesan kuing telur.

Papan Bergaris

Tips membuat kue kering || Papan bergaris
Papan bergaris

Papan ini memiliki garis lurus yang dapat dimanfaatkan untuk membentuk garis-garis motif di permukaan kukis.

Tips Bahan Kue Kering

Tips anti gagal membuat kue kering selanjutnya tips bahan tambahan yang sering digunakan untuk membuat kue kering.

Choco Cruns

Tips membuat kue kering || Choco Cruns
Choco Cruns

Sereal coklat legit berbentuk sedikit melengkung, pas digunakan dalam pembuatan kukis dengan bentuk-bentuk yang menarik

Keju Tua/ Keju Cheedar

Tips membuat kue kering || Keju tua/ keju cheedar
Keju tua/ keju cheedar

Keju yang sering dimanfaatkan dalam pembuatan kukis ini ada dua jenis. Keju tua atau keju edam ini pertama kali dibuat di Edam-Belanda, berbentuk bulat dengan warna keju kekuningan. Bagian luarnya berbalut dengan parafin/ malam berwarna merah.

Keju cheddar berasal dari daerah yang bernama Cheddar-Inggris ini memiliki warna kuning pucat hingga putih daging. Kedua jenis keju ini banyak dikombinasikan dalam pembuatan kue kering.

Choco Balls

Tips membuat kue kering || Choco balls
Choco Balls

Cereal berbentuk bulat kecil dengan rasa coklat yang legit. Jenias cereal ini sebaiknya tidak dicampur di adonan, agar bentuknya tidak terjaga dan tidak layu.

Trimit

Bermen bulat kecil lembut dengan warna-warna yang cerah. sehingga pas untuk menampilka hiasan dengan tampilan cantik

Tips membuat kue kering || Trimit
Trimit

Beberapa Resep Kue Kering

Kue Bawang

Tips membuat kue kering || Kue bawang
Kue bawang

Bahan

  • 300 gram tepung terigu
  • 150 gram tepung kanji
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 100 ml santan kental (intan)
  • 3 butir bawang merah, parut
  • 1 sdm daun seledri, cincang halus
  • Minguak untuk menggoreng

Cara membuat

  1. Ayak tepung terigu, tepung kanji, garam, dan kaldu ayam bubuk. Beri telur dan santan kental, aduk dan uleni sampai bahan tercampur rata
  2. Tambahkan bawang merah dan irisan daun seledri. Uleni adonan sampai kalis dan tidak lekat ditangan
  3. Bungkus dengan plastik, simpan selama 15 menit dalam kulkas. Gilas adonan setebal 2 mm, potong dengan roda gerigi atau cetak menurut selera
  4. Goreng dengan minyak panas sedang sampai matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Serap kelebihan minyak dnegna tisu dapur. Simpan Setelah kue bawang benar-benar dingin. Hasil 550 gram
Tips membuat kue kering || Cara membuat kue bawang
Cara membuat kue bawang

Kue Kayu Manis

Tips membuat kue kering || Kue kayu manis
Kue kayu manis

Bahan

  • 300 gram tepung beras
  • 2 lembar daun pandan, potong-potong
  • 5 kuning telur
  • 1 sdm mentega/ margarine
  • 1/2 sdt garam
  • 80 ml air
  • minyak untuk menggoreng

Besta

  • 180 gram gula pasir
  • 60 ml air

Cara membuat

  1. Sangrai tepung beras dengan api kecil bersama daun pandan sampai kering dan berwarna agak gelap. Angkat dan digninkan
  2. Kocok kuning telur bersama mentega sampai kental. Masukkan tepung beras sangrai. Tambahkan air sedikit-sedikit sambil diaduk sampai adonan bisa dipulung
  3. Gilas adonan setebal 1 mm, potong ukuran 3 x 5 cm. Gulung tipis, kemudian goreng dengan minyak panas sedang sampai matang dan kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan
  4. Panaskan gula pasir dan air dengan api kecil sampai gul alarut dan kental. Masukkan kue goreng, aduk-aduk sampai gula melekat rata. Angkat.
  5. Hasil 400 gram
Tips membuat kue kering || Cara membuat kue kayu manis
Cara membuat kue kayu manis

Sumber

  • Buku Kue Kering Terfavorit
  • Buku Aneka Kue Kering Pengisi Toples
  • Buku Aneka Resep Kue Keirng Istimewa
  • Buku Koleksi Resep Kue Kering

Penutup

Sekian pembahan mengenai tips anti gagal membuat kue kering. Semoga bermanfaat dan dapat meminimalisir kegagalan ketika membuat kue kering.

More++

Jangan lupa untuk membaca artikel fakta lainnya yang tak kalah menarik untuk menambah pengetahuan anda.

(Visited 558 times, 1 visits today)

1 Comment

  1. Pingback:Aneka Resep Nastar | varminz.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *